Jenderal Sudirman, Militer dan Umat Islam

Politik dan militer di Indonesia sejatinya sulit untuk dipisahkan. Menurut pengamat militer Salim Said, slogan kembali ke barak bukanlah slogan yang tepat untuk dilekatkan...

Haluan Ekonomi Masyumi

Tak ada gading yang tak retak. Demikian pribahasa yang tepat menggambarkan kondisi partai-partai politik Islam di tanah air. Tanpa menafikan kontribusi atau perjuangan partai-partai...

Bara Diakhir Babak: Menjelang September 1965

“Nah didalam hal ini, didalam segala politik Republik Indonesia, ja bagian "Malaysia", ja bagian berdikarinja ekonomi, ia bagian berdaulatnja politik. Ia...

Moh. Natsir, Agama, dan Negara (bagian 2)

Perjuangan Natsir dalam Pentas Politik Nasional             Mohammad Natsir adalah seorang demokrat sejati adalah sebuah hal yang tak dapat diragukan...

Mohammad Natsir, Agama, dan Negara (bagian 1)

Pergulatan wacana mengenai agama dan negara sudah terjadi sejak zaman kolonialisme Belanda. Setidaknya ada dua kubu yakni mereka yang menolak keterlibatan dan keterhubungan antara agama...

Revolusi Kemerdekaan Indonesia dari Timur Tengah : Perjuangan Pemuda dan Pelajar...

Setelah tersiarnya kabar proklamasi kemerdekaan Indonesia, para pemuda Indonesia di Mesir yang hampir semuanya adalah pelajar itu berbondong-bondong membakar paspor yang mereka dapatkan dari pemerintah...

Langkah Dakwah Hamka dari Masjid Al-Azhar

Di bawah kepemimpinan Buya Hamka, masjid jami yang dibangun di Kebayoran, di tengah wajah Indonesia baru, Jakarta. Dalam waktu singkat telah menjadi pusat dakwah dan...

Polemik Sila Ketuhanan di antara Soekarno, Buya Hamka, dan Natsir

Tahun 1951, Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau biasa dipanggil Buya Hamka, menulis dan menerbitkan sebuah buku kecil berjudul Urat Tunggang Pancasila. Buku tipis ini...

Pancasila: Perjalanan Sebuah ldeologi dan Dasar Negara

Kesepakatan bernegara paling krusial dan fundamental bagi bangsa Indonesia  di awal kemerdekaan ialah kesepakatan mengenai dasar negara. Pancasila oleh para pendiri negara (founding fathers) dipandang...

Buya Hamka dan Wacana Emansipasi Perempuan

“Hak dan kewajiban yang sama antara laki-laki dengan perempuan bukanlah berarti bahwa pekerjaan yang hanya bahu laki-laki yang kuat memikulnya perempun disuruh pula memikulnya.”...

Menyelami Pemikiran Kartini: Kartini lebih dekat (Bag.1)

Menjalani kehidupan yang penuh dengan kungkungan peraturan, penolakan, serta konflik batin dan perkara filosofis lainnya menjadikan R.A. Kartini memiliki daya tarik tersendiri untuk dibahas. Selain...

Undang-Undang Perkawinan, Sebuah Potret Hubungan Islam dan Negara

Pembentukan undang-undang perkawinan memiliki sejarah panjang di negara kita. Semenjak zaman penjajahan telah timbul kesadaran seputar kepincangan dalam pelaksanaan hukum perkawinan dan gagasan untuk memperbaikinya,...

Recent Posts