Kisah, Kasih, dan Selisih: Potret Hubungan Tokoh PERSIS & NU

ara ulama dan pemimpin Islam sedang berkumpul di rumah K.H. Wahid Hasyim; Dari kiri ke kanan K.H. Iljas (NU), Tuan Hassan (PERSIS), K.H. Wahab Chasbullah (NU), K.H. Wahid Hasyim, (NU), Natsir (PERSIS), dan Hamka (Muhammadiyah). (Sumber: FB/Mahmud Budi Setiawan)

Persatuan Islam (PERSIS) dan Nahdlatul Ulama (NU) merupakan dua organisasi masyarakat Islam di Indonesia. NU dikenal sebagai ormas Islam paling besar pengikutnya di Indonesia – beberapa sumber menyebut terbesar di dunia. Sementara, PERSIS merupakan ormas yang jumlah pengikutnya jauh lebih sedikit, tetapi pengaruhnya cukup menggema khususnya dalam menyuarakan ide pemurnian Islam. Apabila ditinjau secara kronologis,… Continue reading Kisah, Kasih, dan Selisih: Potret Hubungan Tokoh PERSIS & NU

Solidaritas Indonesia-Palestina: Awal Ikatan Dua Bangsa (1)

Surat KH Abdul Kahar Muzakkir kepada Surat Kabar Mustika

Solidaritas umat Islam di Indonesia kepada umat Islam di Palestina bukanlah barang baru belakangan ini. Itu sebabnya para founding fathers Indonesia, terutama tokoh-tokoh Islamnya berulangkali menaruh perhatian terhadap nasib umat Islam di Palestina. Beragam insiden yang terjadi di Palestina coba disuarakan para tokoh-tokoh ini. Ketidakadilan dan kesewenang-wenangan yang terjadi di sana setidaknya coba digaungkan oleh… Continue reading Solidaritas Indonesia-Palestina: Awal Ikatan Dua Bangsa (1)

MIAI: Ketika Umat Islam Bersatu (Bagian 1)

Sayang sekali saudara-saudara! Alih-alih serukan persatuan, energi sebagian dari kita justru terperas oleh perseteruan antar kalangan. Terjebak konflik wahabiyah dan asy’ariyyah, terbiasa debat kusir soal demokrasi dan khilafah, tak lelah-lelah bantah-membantah masalah furu’iyyah, tak satu suara fatwakan perkara aqidah, berebut pengaruh tuk eksistensi kelompoknya semata, lantang merendahkan dan lirih meninggikan jalan juang saudaranya, dan semua… Continue reading MIAI: Ketika Umat Islam Bersatu (Bagian 1)

M. Natsir : Ikhtilaf Bukan Sumber Perpecahan

Ikthilaf (perbedaan pendapat) sebenarnya merupakan akibat logis dari terbukanya pintu ijtihad. Jadi bukan sebagai sumber tafarruq (perpecahan). Sumber tafarruq dan permusuhan adalah ananiyah (egois) dan nafsu syaithaniyah. Berikut ini pokok-pokok kajian Dr. Mohammad Natsir tentang hal itu, yang diangkat dan disarikan dari bukunya, Fiqhud-Da’wah. Timbulnya ikhtilaf di kalangan kaum muslimin dalam berbagai masalah furu’iyah, adalah… Continue reading M. Natsir : Ikhtilaf Bukan Sumber Perpecahan