Kritik Atas Korupsi Pembangunan dan Solusinya Menurut Sjafruddin Prawiranegara

Sjafruddin Prawiranegara. Sumber foto: wikipedia

“Kalau saya sering mengkritik pemerintah, bukan artinya saya tidak mengenal takut. Saya takut kepada Presiden Soeharto, saya takut kepada Pangkopkamtib Laksamana Soedomo. Tapi saya lebih takut lagi kepada Allah SWT. Kita ditugaskan oleh Allah untuk memberi ingat kepada kebenaran.” Jika berbicara tentang pembangunan ekonomi di Indonesia, maka Sjafruddin Prawiranegara merupakan salah satu sosok yang otoritatif… Continue reading Kritik Atas Korupsi Pembangunan dan Solusinya Menurut Sjafruddin Prawiranegara

Suka dan Duka Natsir Membentuk Zaken Kabinet

Presiden Sukarno bersalaman dengan Mohammad Natsir pada momen pelantikan Perdana Menteri NKRI. Pada akhir 1930-an keduanya pernah berpolemik di media massa, saat pelantikan keduanya tersenyum lepas.

Beberapa hari terakhir, media nasional ramai mengabarkan calon-calon menteri yang akan mengisi pos kabinet baru. Berbeda dari era sebelumnya, kali ini aktivitas calon menteri selalu menjadi sorotan karena sebelum bertugas mereka mengikuti agenda pembekalan terlebih dahulu di Hambalang, Kabupaten Bogor. Sebelumnya, telah ramai juga diwacanakan bahwa Presiden RI Terpilih, Prabowo Subianto, akan membentuk zaken kabinet.… Continue reading Suka dan Duka Natsir Membentuk Zaken Kabinet

Ismail Banda: Antara Medan, Mesir dan Makkah

Ismail Banda. Sumber foto: hidayatullah.com

“Sajang sekali sebelum ia sampai ke tempat jang ditudjunja, ia telah dipanggil pulang oleh Tuhannja. Atas kematian sdr. Ismail Banda ini, Masjumi, Djamiah Washlijah, dan ummat Islam Indonesia merasa kehilangan tenaga besar jang sukar rasanja diganti pula.” (Suara Partai Masjumi No.1, Djanuari 1952) Kabar duka tersiar pada hari Ahad, 20 Mei 2024. Pers internasional mewartakan… Continue reading Ismail Banda: Antara Medan, Mesir dan Makkah

KHOTBAH IDULFITRI MOHAMMAD NATSIR

Natsir dalam kampanye Pemilu 1955. Sumber foto: Howard Sochurek, Time Life Indonesia Elections, https://artsandculture.google.com/

Setiap tanggal satu Syawwal tiap tahunnya umat Islam di seluruh dunia merayakan hari raya Idulfitri. Pada perayaan ini, umat Islam bersuka-cita dengan berbagai ekspresi kebahagiaan. Setelah melaksanakan salat sunah Idulfitri, sebagaimana tradisi masyarakat di Indonesia pada umumnya, banyak di antara mereka yang melaksanakan kegiatan makan bersama, berkunjung ke sanak-saudara dan kerabat, dan sebagainya. Namun di… Continue reading KHOTBAH IDULFITRI MOHAMMAD NATSIR

Tradisi Literasi Tokoh Masyumi

Papan Nama Partai Masyumi pada Kampanye Pemilu 1955. Sumber foto: Howard Sochurek, Time Life Indonesia Elections, https://artsandculture.google.com/

Tradisi Literasi Para Pemimpin Masyumi Setiap memasuki bulan suci Ramadhan, para mubaligh di setiap pelosok daerah kerap kali memperingati Nuzulul Qur’an atau peristiwa diturunkannya Al-Qur’an untuk pertama kalinya pada tanggal 17 Ramadhan. Dalam setiap mukadimah ceramah, para mubaligh sering kali mengutip surat Al-`Alaq ayat 1-5 sebagai wahyu pertama yang diterima oleh Nabi Muhammad Saw. ketika… Continue reading Tradisi Literasi Tokoh Masyumi

Muda, Kuasa dan Beretika: Jejak Burhanuddin Harahap (1)

Sampul majalah Suara Partai Masjumi No. 8, Agustus 1953 menampilkan potret Burhanuddin Harahap. (Sumber: Dok. Istimewa)

Tingkah laku Gibran Rakabuming Raka menjadi sorotan publik. Meski bergelar sosok muda yang mengemban jabatan politik, nyatanya tak lepas dari kontroversi. Untuk itu, sebagai bahan refleksi, melalui artikel ini akan diuraikan seorang figur muda yang pernah berkuasa di negeri ini. Lantas, siapakah ia? Bagaimana dengan sikap dan rekam jejaknya? Pemuda Kaya Pengalaman Masa muda selalu… Continue reading Muda, Kuasa dan Beretika: Jejak Burhanuddin Harahap (1)

Meriah dan Sengitnya Kampanye Pemilu 1955

Persaingan masa kampanye akhirnya menemui ujungnya tatkala pada 29 September 1955 diadakan pemlihan umum pertama di Indonesia. Sebanyak 37. 875. 299 orang mengikuti pemilu. Artinya tingkat partisipasi warga cukup tinggi, yaitu 87,65% dari yang terdaftar mengikutinya. Meski ada beberapa kendala, namun secara keseluruhan pemilihan umum pertama di Inonesia ini ini berjalan lancar.[1] Kabinet Burhanuddin Harahap… Continue reading Meriah dan Sengitnya Kampanye Pemilu 1955

Ketika Gempa Mengguncang Sumedang

Rumah Bupati Sumedang. Sumber foto: Koleksi online Tropenmuseum

“Beberapa hari saya menjalani masa tahanan, tanpa diketahui, tiba-tiba ada keributan, kericuhan yang luar biasa, saat itu ada gempa, banyak bangunan hancur lebur. Masjid kaum (Masjid Agung Sumedang) di sebelah barat, hancur lebur, gedung bioskop juga hancur sebagian bangunannya jatuh ke sungai, banyak rumah pada hancur, diamuk gempa” Sumedang menjadi pusat gempa bumi pada Minggu… Continue reading Ketika Gempa Mengguncang Sumedang

Penyerahan Mandat PDRI: Antara Diplomasi dan Perjuangan Bersenjata

Mingguan Siasat, 17 Juli 1949. Sumber foto: Koleksi Muhammad Faizurrahman

Di Lapangan Terbang Kemayoran, Syafruddin menerangkan kepada wartawan, bahwa dia mendapat kuasa dari PDRI untuk mengembalikan mandat pemerintahan kepada Presiden Sukarno. Mandat itu mula-mula mau diserahkan dalam rapat kabinet Minggu sore itu juga, akan tetapi kemudian rencana itu dimundurkan menjadi hari Rebo, yaitu sekembalinya Menteri Susanto Tirtoprodjo dari Jawa Timur. Sjafruddin Kembali, Mingguan Siasat, 17… Continue reading Penyerahan Mandat PDRI: Antara Diplomasi dan Perjuangan Bersenjata

Kader Partai Masyumi itu ialah Jusuf Wibisono

Jusuf Wibisono saat Kabinet Sjahrir I. Sumber foto: Wikipedia

Dewasa ini kepercayaan publik terhadap partai politik mengalami tren penurunan. Berdasarkan survei yang dirilis Indikator Politik Indonesia pada 2022, partai politik mendapatkan tingkat kepercayaan paling rendah bersama dengan institusi Kepolisian Republik Indonesia (POLRI).[1] Rendahnya tingkat kepercayaan tersebut dipicu oleh kenyataan bahwa selama ini partai politik menjadi sarang bagi para koruptor. Selain itu, pejabat publik yang… Continue reading Kader Partai Masyumi itu ialah Jusuf Wibisono

Ketika Masyumi Memperjuangkan Nasib Buruh di Indonesia

Aksi buruh di masa lampau. Sumber foto: https://disnakertrans.bantenprov.go.id/

Partai Masyumi didirikan di Yogyakarta dalam sebuah kongres yang menghadirkan perwakilan dari berbagai organisasi Islam yang ada di Indonesia. Kongres tersebut berlangsung pada 7 dan 8 November 1945. Deliar Noer dalam Partai Islam di Pentas Nasional (1987: 49) menyebutkan pada awalnya hanya empat organisasi Islam yang masuk Masyumi, yakni Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, Perikatan Umat Islam,… Continue reading Ketika Masyumi Memperjuangkan Nasib Buruh di Indonesia

Mohamad Roem Merepotkan Delegasi Belanda

Mohammad Roem. Sumber: kompas.com

Mohamad Roem (1908-1983) merupakan salah satu figur pejuang Indonesia. Bersama dengan pejuang-pejuang yang lain seperti Sukarno, Hatta, dan Soedirman, Mohamad Roem ikut mempersembahkan separuh hidupnya untuk perjuangan kemerdekaan Indonesia. Bedanya, jika ketiga orang tersebut nampak sering kali terlihat bersama dengan rakyat. Maka, hal ini lain dengan Mohamad Roem yang lebih banyak bekerja di belakang layar.… Continue reading Mohamad Roem Merepotkan Delegasi Belanda