Menyemarakkan Penelitian Sejarah Islam di Indoneisa: Silaturahmi Sultanate Institute, JIB dan Sirah Community Indonesia

Dari kanan ke kiri: Bapak Abu Bakar Said (Sultanate), Bung Rizki Lesus (JIB) dan Kiai Asep Sobari (SCI) sedang menyimak kurasi dari Bung Sidiq (Sultanate) [Dokumentasi Fakhri/JIB]

Sabtu, 27 Desember 2025 menjadi agenda penutup tahun yang sangat menarik, khususnya bagi kami para pegiat sejarah Islam di Indonesia. Pasalnya, di hari ketika kebanyakan orang menikmati musim liburan akhir tahun, tiga lembaga pegiat sejarah Islam mengadakan silaturahim serta diskusi strategis mengenai penelitian sejarah Islam di Indonesia.             Bermula dari inisiasi Sultanate Institute yang diwakili… Continue reading Menyemarakkan Penelitian Sejarah Islam di Indoneisa: Silaturahmi Sultanate Institute, JIB dan Sirah Community Indonesia

Nadhlatul Ulama Melawan Penistaan Agama Islam

Artikel di Berita N.O. yang mengangkat soal penistaan agama. Sumber foto: koleksi. penulis

“Penghinaan2 atas diri kita oemat Islam selamanja akan terdjadi, selama kita tidak memperlihatkan ketjakapan kita berdiri atas kaki sendiri; mengadakan partij2 politike sendiri, selaras dengan I’tiqad dan faham kita, menggalang pergerakan per ekonomian sendiri dan lain2nja.” – Redaksi Berita Nadhlatoel Oelama Kasus-kasus penistaan agama Islam kembali mencuat. Seolah-olah reaksi umat yang menentang tak digubris. Kasus… Continue reading Nadhlatul Ulama Melawan Penistaan Agama Islam

Sepintas Hikayat Riwaq Jawi: Hunian Muslim Melayu di Kairo (Bagian 2)

Hubungan antara ulama Kepulauan Melayu-Indonesia dengan para ulama Timur Tengah sebenarnya, atau setidaknya yang terlacak sudah dimulai semenjak abad ke-17. Hal ini ditunjukkan dengan jaringan keilmuan berdasarkan catatan riwayat dan sanad keilmuan para ulama Melayu di masa itu yang tersambung langsung kepada para ulama terkenal di Timur Tengah. Salah satunya hubungan guru dan murid antara… Continue reading Sepintas Hikayat Riwaq Jawi: Hunian Muslim Melayu di Kairo (Bagian 2)

Pengetauan dan Kolonialisme (2): Raffles dan Studi Muslim di Jawa

Sir Thomas Stamford Raffles by George Francis Joseph, oil on canvas, 1817. Sumber foto: https://artuk.org/discover/artworks/sir-thomas-stamford-bingley-raffles-156939

“Saya percaya tidak ada orang yang menguasai informasi tentang Jawa lebih dariku.”[1] – Sir Thomas Stamford Raffles Bersama Radermacher, Thomas Stamford Raffles menjadi bagian dari jejaring Freemason di Jawa. Ia diinisiasi menjadi Tingkat Dua dalam sebuah upacara di Loji ‘Virtutis et Amitis Amici’ di Pondok Gedeh, dekat Bogor. Loji tersebut dimiliki oleh Nicolaus Engelhard (1761-1831).… Continue reading Pengetauan dan Kolonialisme (2): Raffles dan Studi Muslim di Jawa

Pengetahuan dan Kolonialisme (1): V.O.C. dan Muslim di Nusantara

Kastil di Kali Besar, Batavia. Sumber foto: Koleksi Tropenmuseum via wikimedia.

“Orang Ternate adalah umat Muhammad dan kita umat Kristen. Mereka itu pembohong  dan sekaligus bermuka dua, tidak berkewajiban (demikian pernyataan mereka) untuk menepati sumpah dan janji-janji mereka kepada umat Kristen. Mereka itu angkuh, congkak, kejam dan pembunuh. Kendati jumlah mereka sedikit, yang mereka lakukan tak lain adalah Tindakan yang kejam terhadap berbagai bangsa di dekatnya… Continue reading Pengetahuan dan Kolonialisme (1): V.O.C. dan Muslim di Nusantara

Masuknya Islam ke Indonesia (4): Pasai sebagai Mercusuar Islamisasi

Koin Dirham Sultan Pasai Mu'izzuddin Ahmad Malik Azh-Zhahir. Sumber foto: Koleksi: Bidang Kebudayaan, Dishubparbud Pemkab. Aceh Utara (Foto: RA Karamullah). https://www.mapesaaceh.com/2019/05/dalam-ruang-waktu-samudra-pasai-daulah.html

Di masa lalu Kesultanan Pasai menjadi pusat keilmuan Islam. Dari Pasai, tulisan Jawi menyebar ke berbagai penjuru negeri bersama karya-karya para ulama. Menurut Uka Tjandrasasmita, kemajuan dan kesinambungan penggunaan tulisan Jawi nampak jelas di abad ke-17.[1] Tetapi sebenarnya, perkembangan tulisan Jawi telah dimulai sejak hadirnya Kesultanan Samudra Pasai di Sumatera. Hermansyah dalam Kesultanan Pasai Pencetus… Continue reading Masuknya Islam ke Indonesia (4): Pasai sebagai Mercusuar Islamisasi

Masuknya Islam ke Indonesia (3): Jejak Islam di Bahasa dan Tulisan Jawi

Surat Sultan Iskandar Muda kepada Raja James I di Inggris tahun 1615. Sumber foto: budaya-indonesia.org

Dakwah Islam menyebar dan mengakar melalui perubahan bahasa dan tulisan. Tulisan berhuruf Arab dipakai dari Sumatera hingga Maluku, Sulawesi dan Nusa Tenggara. Kriteria penilaian yang keliru akhirnya juga membuat para orientalis luput menilai esensi penting dari masuk dan berkembangnya Agama Islam di Kepulauan Melayu. Islam berkembang dengan pesat di Kepulauan Melayu bukan saja mengubah struktur… Continue reading Masuknya Islam ke Indonesia (3): Jejak Islam di Bahasa dan Tulisan Jawi

Masuknya Islam ke Indonesia (2): Islamisasi Kepulauan Melayu

Sriwijaya di Sumatera. Sumber foto: Andaya, Leonard. 2008. Leaves of the Same Tree. Honolulu: University of Hawaii Press.

Islamisasi  berhasil mengubah masyarakat di Kepulauan Melayu dan Indonesia di tengah memudarnya pengaruh Sriwijaya dan Agama Hindu-Budha. Senjakala Sriwijaya dan Penyebaran Islam Kemunduran Sriwijaya sendiri bukan terjadi dalam satu masa yang singkat. Kegiatan perdagangan yang menjadi tulang punggung kerajaan tersebut mulai menemui persaingan yang berarti. Keberadaan fasilitas di pelabuhan ekspor-impor di Palembang bukan berarti para… Continue reading Masuknya Islam ke Indonesia (2): Islamisasi Kepulauan Melayu

Masuknya Islam ke Indonesia (1): Hadirnya Komunitas Muslim dari Arab

Lukisan Fort St George East India Company Inggris di Pantai Koromandel (1754). Sumber foto: https://collections.rmg.co.uk/collections/objects/105996.html

Ada beberapa teori tentangnya Masuknya Islam ke Indonesia. Tapi beberapa sejarawan mengabaikan fakta kehadiran masyarakat Muslim Arab sejak lama Kehadiran Islam di Indonesia menjadi satu hal yang tak terbantahkan lagi saat ini. Indonesia menjadi negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia. Hanya saja sebagian pihak berpendapat pengaruh Islam di Indonesia hanya sekedar lapisan tipis saja… Continue reading Masuknya Islam ke Indonesia (1): Hadirnya Komunitas Muslim dari Arab

Islam dan Pudarnya Pengaruh Peradaban Hindu-Budha (Selintas Gagasan K.H. Saifuddin Zuhri)

Candi Borobudur. Sumber foto: KITLV Digital Media Library (http://media-kitlv.nl/all-media/indeling/detail/form/advanced/start/6?q_searchfield=borobudur)

Golongan besar Islam berpandangan bahwa perkembangan Islam terjadi di masa-masa transisi kemerosotan pengaruh peradaban India di Kepulauan Melayu-Indonesia. Pandangan ini sekaligus menggarisbawahi bahwa Islam berkembang dalam keadaan yang relatif damai. Para pembawa Islam pada periode transisi ini tidak serta merta melakukan kudeta kebudaayan atau politik, sehingga mengakibatkan kehancuran peradaban Hindu-Budha yang “telah bertahan” selama kurang… Continue reading Islam dan Pudarnya Pengaruh Peradaban Hindu-Budha (Selintas Gagasan K.H. Saifuddin Zuhri)

Jalinan Tasawuf dan Dakwah dalam Timbangan Hamka

Nuova Carta delle Isole di Sunda come Borneo Sumatra e Iava Grande. Peta Jawa, Kalimantan dan Sumatera oleh Isaak Tirion (1740). Sumber foto: https://stock-images.antiqueprints.com/stock/asia-maps.html

“jika cinta telah tertumpah ke dunia, maka pudarlah jalan kepada Allah. Tetapi apabila cinta telah tertumpah kepada Allah, menjadi tempat singgah sementara sajalah dunia itu.” – Hamka Hubungan antara tasauf dan dakwah menurut Hamka telah terjalin sejak masa-masa awal masuknya Islam ke berbagai bangsa atau wilayah. Peranan tasawuf sangat besar dalam membawa masyarakat menerima Islam… Continue reading Jalinan Tasawuf dan Dakwah dalam Timbangan Hamka

Hamka: Ahlusunnah atau Syi’ah Pertama Kali di Nusantara?

Pantai Malabar dalam peta Carte des Côtes de Malabar et de Coromandel karya Guillaume de L'Isle tahun 1745. Sumber foto: https://digitalcollections.lib.washington.edu/digital/collection/maps/id/81/

Teori tentang masuknya Islam di Nusantara telah menjadi perhatian dan penelitian panjang para intelektual dan orientalis di Indonesia, untuk menggali akar sejarah dan nilai kebudayaan Islam serta pengaruhnya di Nusantara. Diantara beberapa penelitian atau teori yang pernah muncul, bahwa Islam di Nusantara pertama kali masuk dari Hindia, China dan Persia. Islam yang disebutkan datang dari… Continue reading Hamka: Ahlusunnah atau Syi’ah Pertama Kali di Nusantara?