“Kami menciptakan kondisi yang memaksa Presiden Suharto meninggalkan pekerjaannya.” – Michael Camdessus, Direktur IMF. Fotonya begitu ikonik. Direktur International Monetary Fund (IMF), Michael Camdessus, berdiri, bersedekap, dengan seksama, melihat Presiden Suharto, membungkuk, menandatangani Letter of Intent dengan IMF. Foto itu begitu simbolik, mengesankan takluknya suatu negara di bawah kehendak lembaga asing. IMF bukan nama baru… Continue reading IMF, Kehancuran Rupiah, dan Kejatuhan Suharto
Tag: Suharto
Kritik Atas Korupsi Pembangunan dan Solusinya Menurut Sjafruddin Prawiranegara
“Kalau saya sering mengkritik pemerintah, bukan artinya saya tidak mengenal takut. Saya takut kepada Presiden Soeharto, saya takut kepada Pangkopkamtib Laksamana Soedomo. Tapi saya lebih takut lagi kepada Allah SWT. Kita ditugaskan oleh Allah untuk memberi ingat kepada kebenaran.” Jika berbicara tentang pembangunan ekonomi di Indonesia, maka Sjafruddin Prawiranegara merupakan salah satu sosok yang otoritatif… Continue reading Kritik Atas Korupsi Pembangunan dan Solusinya Menurut Sjafruddin Prawiranegara
Tragedi Tanjung Priok 1984: Musibah dalam Musibah
Rezim Orde Baru meninggalkan bekas luka hingga kini bagi umat Islam. Pada akhir 60-an menjelang awal 70-an rezim ini mulai menekan umat Islam demi panggung pemilu, maka selepas pemilu 1971, rezim orba mulai menampakkan wajah sebenarnya, termasuk pada umat Islam di Indonesia.[1] Berbagai tekanan mulai dilancarkan kepada umat Islam. Setelah menolak memberikan izin bagi para… Continue reading Tragedi Tanjung Priok 1984: Musibah dalam Musibah
MEMBUNGKAM PERS ISLAM DI MASA SILAM
“Manusia datang dan manusia pergi, ada yang naik dan ada yang jatuh. Segala sesuatu yang bernama alam tidak lah tetap. Yang tetap hanyalah kebenaran Allah.” –Buya Hamka Lahirnya pers, khususnya Pers Islam di Indonesia memang tak selalu diiringi kisah menyenangkan. Sejak zaman kolonial, pers di Hindia Belanda juga dirintangi oleh berbagai aturan yang diberlakukan oleh… Continue reading MEMBUNGKAM PERS ISLAM DI MASA SILAM