“Sajang sekali sebelum ia sampai ke tempat jang ditudjunja, ia telah dipanggil pulang oleh Tuhannja. Atas kematian sdr. Ismail Banda ini, Masjumi, Djamiah Washlijah, dan ummat Islam Indonesia merasa kehilangan tenaga besar jang sukar rasanja diganti pula.” (Suara Partai Masjumi No.1, Djanuari 1952) Kabar duka tersiar pada hari Ahad, 20 Mei 2024. Pers internasional mewartakan… Continue reading Ismail Banda: Antara Medan, Mesir dan Makkah