Tradisi Literasi Tokoh Masyumi

Papan Nama Partai Masyumi pada Kampanye Pemilu 1955. Sumber foto: Howard Sochurek, Time Life Indonesia Elections, https://artsandculture.google.com/

Tradisi Literasi Para Pemimpin Masyumi Setiap memasuki bulan suci Ramadhan, para mubaligh di setiap pelosok daerah kerap kali memperingati Nuzulul Qur’an atau peristiwa diturunkannya Al-Qur’an untuk pertama kalinya pada tanggal 17 Ramadhan. Dalam setiap mukadimah ceramah, para mubaligh sering kali mengutip surat Al-`Alaq ayat 1-5 sebagai wahyu pertama yang diterima oleh Nabi Muhammad Saw. ketika… Continue reading Tradisi Literasi Tokoh Masyumi

Kader Partai Masyumi itu ialah Jusuf Wibisono

Jusuf Wibisono saat Kabinet Sjahrir I. Sumber foto: Wikipedia

Dewasa ini kepercayaan publik terhadap partai politik mengalami tren penurunan. Berdasarkan survei yang dirilis Indikator Politik Indonesia pada 2022, partai politik mendapatkan tingkat kepercayaan paling rendah bersama dengan institusi Kepolisian Republik Indonesia (POLRI).[1] Rendahnya tingkat kepercayaan tersebut dipicu oleh kenyataan bahwa selama ini partai politik menjadi sarang bagi para koruptor. Selain itu, pejabat publik yang… Continue reading Kader Partai Masyumi itu ialah Jusuf Wibisono

Tjokroaminoto dan Natsir dalam Pemikiran dan Perjuangan

Sumber foto: Tim Buku Tempo. 2013. Tjokroaminoto, Guru Para Pendiri Bangsa. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia

            H.O.S. Tjokroaminoto merupakan pahlawan nasional yang dijuluki sebagai guru bangsa karena banyak mempengaruhi pemikiran para pejuang kemerdekaan. Rumahnya di Gang Peneleh kerap kali menjadi tempat diskusi founding father bangsa ini.[i] Singkat kata, disanalah embrio bangsa Indonesia disemai dan tumbuh. Banyak yang berpendapat bahwa Tjokroaminoto adalah induk semang dari tiga ideologi; nasionalis, komunis, dan Islam,… Continue reading Tjokroaminoto dan Natsir dalam Pemikiran dan Perjuangan

Natsir dan Imaji Tentang Negara

Moh Natsir. Sumber foto: Howard Sochurek. Time Life Photo Collections

Du choc des opinions jaillit la verite. Karena perbenturan pendapat, terbersitlah kebenaran. Peribahasa Perancis tersebut menjadi semangat Muhammad Natsir ketika menyampaikan perlunya Islam sebagai dasar negara dalam sidang Konstituante 1957. Natsir mewakili Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi) dengan penuh percaya diri menyatakan kehendaknya supaya negara Republik Indonesia ini berdasarkan Islam. Dalam pidatonya, Natsir mengutarakan sanggahannya… Continue reading Natsir dan Imaji Tentang Negara

Haji Agus Salim Di Antara Islam dan Negara

Sukarno bersama Haji Agus Salim. Sumber foto: Koleksi digital Tropenmuseum.

“…pada umumnya sudah selesai (pertikaian hukum adat dan Islam). Sehingga kalau boleh dikatakan dengan jernih dan tegas pertikaian adat di Minangkabau sudah selesai, bisa ditentukan dasar hukum adat dan di mana dasar hukum agama. Jadi, itu satu perkara yang tidak akan menerbitkan kekacauan sebagaimana disangkakan. Kedua, wajib umat Islam menjalankan syariat, biarpun tidak ada Indonesia… Continue reading Haji Agus Salim Di Antara Islam dan Negara

KH Hasyim Asy’ari: Ideologi Politik Islam

Tulisan di bawah ini merupakan pidato pendiri Nahdlatul Ulama, KH Muhammad Hasyim Asy’ari dalam resepsi Muktamar Masyumi pertama di Solo pada 13 Februari 1946 yang saat itu menjadi Ketua Majelis Syuro Masyumi. Transkrip pidato tersebut kemudian dimuat dengan judul “Ideologi Politik Islam” di pembukaan buku “Kumpulan Anggaran Dasar” yang diterbitkan oleh Usaha Penerbitan “Ansor” yang… Continue reading KH Hasyim Asy’ari: Ideologi Politik Islam