๐—œ๐—ป๐—ฑ๐—ฒ๐—ฝ๐—ฒ๐—ป๐—ฑ๐—ฒ๐—ป๐˜€๐—ถ ๐—ฃ๐—ผ๐—น๐—ถ๐˜๐—ถ๐—ธ ๐—Ÿ๐˜‚๐—ฎ๐—ฟ ๐—ก๐—ฒ๐—ด๐—ฒ๐—ฟ๐—ถ ๐— ๐—ผ๐—ต๐—ฎ๐—บ๐—บ๐—ฎ๐—ฑ ๐—ก๐—ฎ๐˜๐˜€๐—ถ๐—ฟ: ๐— ๐—ฒ๐—ป๐—ผ๐—น๐—ฎ๐—ธ ๐—•๐—ฎ๐—ป๐˜๐˜‚๐—ฎ๐—ป ๐—ฆ๐—ฒ๐—ป๐—ท๐—ฎ๐˜๐—ฎ ๐—”๐—ฆ, ๐— ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ธ๐—ฟ๐—ถ๐˜๐—ถ๐—ธ ๐—จ๐˜๐—ผ๐—ฝ๐—ถ๐—ฎ ๐—ฅ๐˜‚๐˜€๐—ถ๐—ฎ

Natsir dalam kampanye Pemilu 1955. Sumber foto: Howard Sochurek, Time Life Indonesia Elections, https://artsandculture.google.com/

Sosok Mohammad Natsir selama ini masih jarang diungkap dalam buku-buku teks mengenai sejarah diplomasi Republik Indonesia. Meski pernah menjabat sebagai Menteri Penerangan, Perdana Menteri maupun Ketua Umum Partai Masyumi, nama Natsir seolah-seolah tenggelam di antara kebesaran para pendiri bangsa lainnya, khususnya dalam upaya melawan kolonialisme dan imperialisme serta mewujudkan perdamaian dunia. Padahal peran Natsir dalam… Continue reading ๐—œ๐—ป๐—ฑ๐—ฒ๐—ฝ๐—ฒ๐—ป๐—ฑ๐—ฒ๐—ป๐˜€๐—ถ ๐—ฃ๐—ผ๐—น๐—ถ๐˜๐—ถ๐—ธ ๐—Ÿ๐˜‚๐—ฎ๐—ฟ ๐—ก๐—ฒ๐—ด๐—ฒ๐—ฟ๐—ถ ๐— ๐—ผ๐—ต๐—ฎ๐—บ๐—บ๐—ฎ๐—ฑ ๐—ก๐—ฎ๐˜๐˜€๐—ถ๐—ฟ: ๐— ๐—ฒ๐—ป๐—ผ๐—น๐—ฎ๐—ธ ๐—•๐—ฎ๐—ป๐˜๐˜‚๐—ฎ๐—ป ๐—ฆ๐—ฒ๐—ป๐—ท๐—ฎ๐˜๐—ฎ ๐—”๐—ฆ, ๐— ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ธ๐—ฟ๐—ถ๐˜๐—ถ๐—ธ ๐—จ๐˜๐—ผ๐—ฝ๐—ถ๐—ฎ ๐—ฅ๐˜‚๐˜€๐—ถ๐—ฎ

Peran Soekiman Wirjosandjojo di Muhammadiyah๏ฟผ

Meski lebih dikenal sebagai Bapak Tunjangan Hari Raya (THR), Ketua Umum Partai Masyumi (1945-1951), dan Perdana Menteri ke-6 RI (1951-1952) serta lebih dulu menjadi Ketua Perhimpunan Indonesia di Amsterdam pada 1925 (Hakiem, 2022: 37-38) dan Ketua Muda Lajnah Tanfidiyah Sarekat Islam (SI) hasil Kongres 24-27 Januari 1930 (Pringgodigdo, 1994: 48-49), nama Soekiman Wirjosandjojo tak bisa… Continue reading Peran Soekiman Wirjosandjojo di Muhammadiyah๏ฟผ

Konsep Pandangan Alam Soekiman Wirjosandjojo

Sukiman Wirjosandjojo. Sumber foto: wikipedia

Pandangan alam โ€“ padanan dari worldview, yang juga dapat dipadankan dengan pandangan dunia, pandangan hidup, pendirian hidup, atau falsafah hidup โ€“ menjadi konsep yang dewasa ini banyak digunakan sebagai matriks kajian atau kerangka kerja oleh para pengkaji pemikiran, peradaban, sejarah, sains, dan Din Islam. Meski berbeda pendapat tentang makna worldview, mereka pada umumnya mengaitkannya dengan… Continue reading Konsep Pandangan Alam Soekiman Wirjosandjojo

Mengungkap Spirit Islam dalam Revolusi Indonesia

Buku Spirit Islam pada Masa Revolusi Indonesia karya Kevin Fogg

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa sejarah lahirnya Indonesia diupayakan dijauhkan dari pandangan Islam. Peran Islam dan kaum muslimin yang merupakan mayoritas di negeri ini dalam era kebangkitan nasional dan kemerdekaan sedapat mungkin diminimalisir. Meskipun ada upaya memunculkan peran serta kaum muslimin dan spirit Islam di masa perjuangan seperti munculnya Peringatan Hari Santri, namun hal ini… Continue reading Mengungkap Spirit Islam dalam Revolusi Indonesia

Ketika Masyumi Dibubarkan

Papan Nama Partai Masyumi pada Kampanye Pemilu 1955. Sumber foto: Howard Sochurek, Time Life Indonesia Elections, https://artsandculture.google.com/

Panggung politik di tahun 1959 semakin memanas. Kedekatan Soekarno dengan PKI disertai dengan semakin tajamnya perselisihan antara pusat dengan daerah. Bagi partai-partai Islam hal ini bukan momen yang mudah. Mereka terpaksa memilih antara mengikuti konsepsi Soekarno dengan Demokrasi terpimpinnya atau terus bersikap frontal seperti yang ditempuh Masyumi. Masyumi memang tetap bersikukuh menempuh jalan yang berbahaya.… Continue reading Ketika Masyumi Dibubarkan

Langkah Dakwah Hamka dari Masjid Al-Azhar

Masjid Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Sumber foto: Tropenmuseum.

Di bawah kepemimpinan Buya Hamka, masjid jami yang dibangun di Kebayoran, di tengah wajah Indonesia baru, Jakarta. Dalam waktu singkat telah menjadi pusat dakwah dan kebangkitan muslim pertama ibukota, pada Era modern. Masjid itu diberi nama Masjid Al Azhar, pasca penganugerahan gelar kehormatan Doktor Honoris Causa oleh Universitas Al Azhar Mesir kepada Haji Abdul Malik… Continue reading Langkah Dakwah Hamka dari Masjid Al-Azhar

โ€œINDONESIA MERDEKAโ€ Dipandang dari Soedoet Ke Islaman

Surat kabar Soeara Asia, 6 Oktober 1944. Sumber foto: Koleksi pribadi Rony Widyanti

Artikel ini adalah sebuah tulisan dari K.H. Hasyim Asy’ari, menanggapi janji kemerdekaan dari Pemerintah Jepang pada tahun 1944. Terbit di surat kabar Soeara Asia pada 6 Oktober 2604 atau 1944. โ€œINDONESIA MERDEKAโ€ย Dipandang dari Soedoet Ke Islaman Oleh: K.H. Hasjim Asjโ€™ari Djoemโ€™at Legi, 6 Oktober 2604 Melihat tiada hentinja Perajaan jang diadakan oleh sekalian pendoedoek Djawa,… Continue reading โ€œINDONESIA MERDEKAโ€ Dipandang dari Soedoet Ke Islaman

Dinamika Partai Islam di masa Demokrasi Liberal

Kampanye Partai Masyumi pada pemilu 1955. Sumber foto: Time Life

Islam dan Politik memang dua hal yang tidak dapat dipisahkan bahkan sejak kehadiran Islam itu sendiri di Nusantara di mana pada proses perkembangannya mulai muncul penguasa-penguasa dan institusi politik Islam. Dampaknya menurut Azyumardi Azra dalam bukunya Renaisans Islam Asia Tenggara, teciptanya suatu bahasa politik Islam tersendiri di wilayah Nusantara yang sumbernya berasal dari bahasa Arab… Continue reading Dinamika Partai Islam di masa Demokrasi Liberal

Lahirnya Partai Masyumi: Politik Di Hamparan Persatuan

Kita sekarang bukan hidup pada 25 tahun lalu (sudah), kita sudah bosan, kita sudah payah bermusuh-musuhan. Sedih kita rasakan kalau perbuatan itu timbul daripada ulama, padahal ulama itu semestinya lebih halus budinya, berhati-hati lakunya. Karena ulama itu sudah ditentukan menurut firman Allah: โ€˜Ulama itu lebih takut pada Allah.โ€™ Karena ulama tentunya lebih paham dan lebih… Continue reading Lahirnya Partai Masyumi: Politik Di Hamparan Persatuan

Sugeng Tindak Pak Cholil!

Cholil Baidawi allahuyarham. Foto: Ali Muhammad Abduh - Jurnalis Islam Bersatu (JITU)

โ€œInnalillahi wa inna ilaihi raajiuunโ€ฆ Telah meninggal dunia, orang tua kita, Bapak KH Cholil Badawi, pagi ini, jam 04.00 di rumah duka Magelang. Beliau pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPA, Ketua Dewan Dakwah, dan Ketua Pembina Dewan Dakwah, dan akan dimakamkan hari iniโ€ฆโ€ Berita duka itu datang pagi tadi dari sahabat saya, Mas Aru Seif… Continue reading Sugeng Tindak Pak Cholil!

Mengingat Mosi Integral Moh. Natsir

Indonesia sebenarnya memiliki ‘dua proklamasi’. Pertama,Proklamasi Kemerdekaan Bangsa Indonesia pada 17 Agustus 1945 sebagai pernyataan bahwa penjajahan terhadap bangsa Indonesia telah berakhir dan bangsa ini menyatakan kemerdekaannya. Kedua, Proklamasi Berdirinya NKRI pada 17 Agustus 1950 sebagai pernyataan bubarnya 16 negara bagian, termasuk RI, dan melebur ke dalam negara baru bernama NKRI. Kemerdekaan telah diproklamasikan pada… Continue reading Mengingat Mosi Integral Moh. Natsir

Antara 1959 โ€“ 65: Di Bawah Naungan Rezim Nasakom

Sukarno dan Aidit. Sumber foto: perpusnas.go.id

Yogyakarta lumpuh! Pangkalan udara maguwo sudah dipenuhi tentara Belanda yang baru saja melepaskan parasutnya. Pagi-pagi sekali, 18 Desember 1948, Belanda menyerbu Ibu Kota. Pesan kilat dikirimkan kepada Syafrudin Prawiranegara yang sedang berada di Bukit Tinggi agar sedia menggantikan Soekarno bila ia ditawan. Para pemimpin negara seperti Soekarno, Hatta, Agus Salim, Sjahrir ditawan Belanda. Syafruddin Prawiranegara… Continue reading Antara 1959 โ€“ 65: Di Bawah Naungan Rezim Nasakom