Dakwah Islam menyebar dan mengakar melalui perubahan bahasa dan tulisan. Tulisan berhuruf Arab dipakai dari Sumatera hingga Maluku, Sulawesi dan Nusa Tenggara. Kriteria penilaian yang keliru akhirnya juga membuat para orientalis luput menilai esensi penting dari masuk dan berkembangnya Agama Islam di Kepulauan Melayu. Islam berkembang dengan pesat di Kepulauan Melayu bukan saja mengubah struktur… Continue reading Masuknya Islam ke Indonesia (3): Jejak Islam di Bahasa dan Tulisan Jawi
Tag: Melayu
Masuknya Islam ke Indonesia (2): Islamisasi Kepulauan Melayu
Islamisasi berhasil mengubah masyarakat di Kepulauan Melayu dan Indonesia di tengah memudarnya pengaruh Sriwijaya dan Agama Hindu-Budha. Senjakala Sriwijaya dan Penyebaran Islam Kemunduran Sriwijaya sendiri bukan terjadi dalam satu masa yang singkat. Kegiatan perdagangan yang menjadi tulang punggung kerajaan tersebut mulai menemui persaingan yang berarti. Keberadaan fasilitas di pelabuhan ekspor-impor di Palembang bukan berarti para… Continue reading Masuknya Islam ke Indonesia (2): Islamisasi Kepulauan Melayu
Hamka: Islam dalam Bahasa dan Kebudayaan Melayu
“Melayu tanpa Islam hilang ,,me”nya, dan layulah dia. Minangkabau tanpa Islam hilang ,,minang”nya, jadi kerbaulah dia.” Para orientalis Barat melalui sistem pendidikan dan keilmuannya, telah lama mencoba untuk mengasingkan dan memberi stigma negatif terhadap Islam pada masa kolonial Belanda. Belanda diantaranya telah berupaya untuk menghilangkan istilah dan simbol-simbol yang berbau Islam, serta menyatakan bahwa Islam… Continue reading Hamka: Islam dalam Bahasa dan Kebudayaan Melayu
Launching Buku Sulalatus’s-Salatin: Transliterasi Naskah Krusenstern Koleksi Perpustakaan Institut Manuskrip Oriental di Rusia
Kuala Lumpur, 17 Agustus 2016, bertempat di Dewan Seminar Dato’ Hassan Ahmad, Menara DBP, Yayasan Karyawan berkerjasama dengan Dewan Bahasa dan Pustaka Malaysia meluncurkan buku transliterasi naskah kuno Melayu berjudul Sulalat u’s-Salatin; yakni Per[tu]turan Segala Raja-raja. Naskah versi Krusenstern dari Rusia ini telah dialih aksara dan disunting dengan kritis, serta diberi anotasi dan dilengkapi dengan pengenalan… Continue reading Launching Buku Sulalatus’s-Salatin: Transliterasi Naskah Krusenstern Koleksi Perpustakaan Institut Manuskrip Oriental di Rusia
Raja Ali Haji dan Islamisasi Bahasa Melayu: Dialog singkat dengan Ai Wardah M Koswiar
Mungkin tak banyak yang mengenal sosok Raja Ali Haji. Tokoh Melayu ini rupanya menorehkan prestasi cemerlang di bidang sastra Melayu Nusantara. Kecintaanya terhadap bahasa, menjadikan Raja Ali Haji membakukan struktur bahasa Melayu yang kelak dijadikan bahasa persatuan dalam Kongres Pemuda II 28 Oktober 1928. Tak heran jika tokoh ini dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh Negara.… Continue reading Raja Ali Haji dan Islamisasi Bahasa Melayu: Dialog singkat dengan Ai Wardah M Koswiar
KONSEP KEADILAN DAN PENGAMALANNYA MENURUT RAJA ‘ALĪ ḤĀJI: Kajian Berasaskan Karya Terpilih [bagian 1]
Raja‘Alī Ḥāji: Sekilas Pandang[1] Beliau lahir di Pulau Penyengat[2] yang terletak di sebelah Barat Tanjung Pinang (pada masa ini, termasuk ke dalam wilayah Kepulauan Riau, Indonesia) pada tahun 1808.[3] Pulau ini dibuka pada tahun 1803 dan diserahkan oleh Sultan Mahmud kepada isteri beliau Raja Hamidah, sempena perkahwinan mereka pada 1804.[4] Pada masa ini, nama pulau… Continue reading KONSEP KEADILAN DAN PENGAMALANNYA MENURUT RAJA ‘ALĪ ḤĀJI: Kajian Berasaskan Karya Terpilih [bagian 1]
KONSEP KEADILAN DAN PENGAMALANNYA MENURUT RAJA ‘ALĪ ḤĀJI: Kajian Berasaskan Karya Terpilih [bagian 2]
BAGIAN 2 Ciri-ciri Raja Adil dalam Muqaddimah fī Intiẓām al-Waẓā’if al-Malik Sebagai sebuah naskah mukhtaṣar yang berisi nasihat kepada Raja sebagai pemimpin dan pemegang kuasa, Muqaddimah fī Intiẓām mengandungi beberapa perkara, iaitu : Keutamaan ilmu, Alamat atau ciri-ciri raja yang adil, Bahaya perbuatan ẓālim, Balasan untuk Raja adil. Muqaddimah fī Intiẓām, dibuka dengan penjelasan bahawa… Continue reading KONSEP KEADILAN DAN PENGAMALANNYA MENURUT RAJA ‘ALĪ ḤĀJI: Kajian Berasaskan Karya Terpilih [bagian 2]