Hamka: Ahlusunnah atau Syi’ah Pertama Kali di Nusantara?

Pantai Malabar dalam peta Carte des Côtes de Malabar et de Coromandel karya Guillaume de L'Isle tahun 1745. Sumber foto: https://digitalcollections.lib.washington.edu/digital/collection/maps/id/81/

Teori tentang masuknya Islam di Nusantara telah menjadi perhatian dan penelitian panjang para intelektual dan orientalis di Indonesia, untuk menggali akar sejarah dan nilai kebudayaan Islam serta pengaruhnya di Nusantara. Diantara beberapa penelitian atau teori yang pernah muncul, bahwa Islam di Nusantara pertama kali masuk dari Hindia, China dan Persia. Islam yang disebutkan datang dari… Continue reading Hamka: Ahlusunnah atau Syi’ah Pertama Kali di Nusantara?

Membedah Sejarah Syi’ah di Nusantara (Bagian 3)

Jejak Syi’ah di Nusantara? Sebuah contoh yang dapat kita telaah adalah kecerobohan dalam menyebut pengaruh Syi’ah pada tradisi yang dilakukan oleh muslim nusantara. Padahal tradisi muslim nusantara, seperti maulid, pembacaan barzanji, diba’an, justru banyak memberikan puji-pujian kepada sahabat Rasulullah. Dalam tradisi-tradisi tersebut tidak ditemukan ajaran-ajaran Syi’ah. Justru sebaliknya, tradisi tersebut justru membentengi Ahlusunnah dari ajaran… Continue reading Membedah Sejarah Syi’ah di Nusantara (Bagian 3)

Membedah Sejarah Syi’ah di Nusantara (Bagian 2)

Kerajaan Peurlak adalah Syi’ah? Salah satu pendapat yang mendapat perhatian adalah pendapat ulama dan budayawan Aceh,Prof. Ali Hasjmy. Beliau menyatakan bahwa Peurlak adalah kerajaan pertama Islam di Nusantara dan penganut Syi’ah. Menurutnya, kerajaan Islam pertama di Nusantara adalah Kerajaan Islam Perlak yang didirikan pada 1 Muharram 225H (840M), dengan Rajanya yaitu Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana… Continue reading Membedah Sejarah Syi’ah di Nusantara (Bagian 2)