Artikel ini adalah sebuah tulisan dari K.H. Hasyim Asy’ari, menanggapi janji kemerdekaan dari Pemerintah Jepang pada tahun 1944. Terbit di surat kabar Soeara Asia pada 6 Oktober 2604 atau 1944. “INDONESIA MERDEKA” Dipandang dari Soedoet Ke Islaman Oleh: K.H. Hasjim Asj’ari Djoem’at Legi, 6 Oktober 2604 Melihat tiada hentinja Perajaan jang diadakan oleh sekalian pendoedoek Djawa,… Continue reading “INDONESIA MERDEKA” Dipandang dari Soedoet Ke Islaman
Tag: KH Hasyim Asy’ari
KH Hasyim Asy’ari: Ideologi Politik Islam
Tulisan di bawah ini merupakan pidato pendiri Nahdlatul Ulama, KH Muhammad Hasyim Asy’ari dalam resepsi Muktamar Masyumi pertama di Solo pada 13 Februari 1946 yang saat itu menjadi Ketua Majelis Syuro Masyumi. Transkrip pidato tersebut kemudian dimuat dengan judul “Ideologi Politik Islam” di pembukaan buku “Kumpulan Anggaran Dasar” yang diterbitkan oleh Usaha Penerbitan “Ansor” yang… Continue reading KH Hasyim Asy’ari: Ideologi Politik Islam
Lika-Liku Politik NU
“Pak Mahfud orang yang belum pernah menjadi kader NU,” ujar Said Agil Siradj, Ketua PBNU. Pernyataan tadi menjadi lonceng pupusnya peluang Mahfud M.D. menjadi Calon Wakil Presiden Joko Widodo pada Pemilu 2019. Jokowi akhirnya lebih memilih K.H. Ma’ruf Amin sebagai calon wakilnya. Apa daya, kemeja putih yang sudah disiapkan Mahfud untuk deklarasi tak jadi dipakai… Continue reading Lika-Liku Politik NU
MIAI: Ketika Umat Islam Bersatu (Bagian 2)
Menggalang Persatuan Setelah kongres Al-Islam berhenti pada 1928-1930 –seolah-olah selama tiga tahun itu, ikatan tali persatuan umat renggang-, Partai Sarekat Islam berganti nama jadi Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII) pada tahun 1930, berusaha mengencangkan tali itu dengan mengadakan dua kali Konferensi Komite Al-Islam pada tahun 1931 dan 1932. Namun PSII memerlukan momen khusus untuk membangkitkan… Continue reading MIAI: Ketika Umat Islam Bersatu (Bagian 2)
Menjaga Martabat Islam
Tulisan berikut ini adalah Pidato dari Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari, salah satu ulama besar di tanah air. Selain pesan beliau terhadap umat, namun yang tak kalah penting adalah memahami situasi pada saat pidato ini disampaikan. Pidato ini disampaikan ketika masa pendudukan Jepang di tanah air. Situasi yang serba sulit karena Jepang begitu represif dan kejam… Continue reading Menjaga Martabat Islam
Bakti Santri untuk Negeri: Fatwa Jihad sang Kyai
Kumandang adzan syahdu menggantung di langit senja Cibarusah, penghujung Bekasi dan Cikarang kini. Merahnya semakin pekat, sirna, sunyi. Area seluas 20 hektar itu kian lengang dengan karung-karung bertumpuk bekas latihan perang, di kelilingi hutan yang masih lebat dengan pepohonan yang kian melegam. Kini, para santri itu memasuki Masjid Mujahidin untuk melaksanakan shalat maghrib. Entah mengapa… Continue reading Bakti Santri untuk Negeri: Fatwa Jihad sang Kyai
Prof. Dr. KH. Ali Mustafa Ya’qub : “Islam itu agama. Nusantara itu budaya.”
Alhamdulillah, Jejakislam.net mendapat kesempatan berbincang dengan Prof.Dr.KH. Ali Mustafa Ya’qub, Rais Syuriah Bidang Fatwa 2010-2015 Pengurus Besar Nadhlatul ‘Ulama (PBNU) dan Imam Besar Masjid Istiqlal. Kami hendak melihat kaitan antara Islam dan Nusantara, dan persoalan hangat lainnya, dari sudut pandang seorang ulama di Indonesia. Meski beberapa pembicaraan, sedikit keluar dari topik sejarah, namun besar manfaat yang… Continue reading Prof. Dr. KH. Ali Mustafa Ya’qub : “Islam itu agama. Nusantara itu budaya.”
Wajah Melayu, Lidah Arab: Tokoh Bangsa dan Bahasa Arab
Bahasa Arab merupakan bahasa yang digunakan dalam al-Qur’an dan al-Sunnah sebagai sumber utama rujukan umat Islam. Bahkan, ulama’-ulama’ besar dalam khazanah dunia Islam menuliskan karya-karyanya dengan bahasa arab. Makanya, tak heran para tokoh bangsa dari golongan Islam banyak menyerukan untuk mempelajarinya. Dahulu, Mohammad Natsir sewaktu masih bersekolah di HIS (Hollandsch Inlandsche School) Solok, beliau sudah… Continue reading Wajah Melayu, Lidah Arab: Tokoh Bangsa dan Bahasa Arab
Sehari Bersama Hadratus Syaikh KH Hasyim Asy’ari di Tebuireng
Sebentar lagi kita akan tiba di Pesantren Tebu Ireng sekira 75 tahun silam. Bermula dengan terdengar sayup-sayup…“Gjssss…Gjss ….Gjss..Gjs…s…” kepulan asap keluar dari lokomotif hitam legam, meraung-raung melaju melewati wilayah selatan Jombang, Jawa Timur. Perkebunan tebu setinggi dua meter riuh, berderet rapi, sepanjang perjalanan kereta. Kereta pengangkut tebu Belanda itu melaju menuju stasiun Jombang, enam kilometer… Continue reading Sehari Bersama Hadratus Syaikh KH Hasyim Asy’ari di Tebuireng
NU, Indonesia dan Palestina
Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW belum lama berlalu. Meskipun peristiwa Isra Miraj diperingati di Indonesia secara khusus, namun pesan mendalam dari peristiwa tersebut hendaknya tak menguap seiring berlalunya waktu. Selain tentang mukjizat, dan salat, Isra Miraj juga mengungkapkan betapa istimewanya kedudukan Masjid Al Aqsa dalam Islam. Namun keistimewaan itu tidak sejalan dengan nasibnya saat… Continue reading NU, Indonesia dan Palestina
Warisan KH Hasyim Asy’ari dan KH Wahid Hasyim
89 tahun bukan usia yang singkat, termasuk bagi sebuah organisasi besar seperti Nadhlatul Ulama (NU). NU telah menorehkan jejak yang mendalam bagi perkembangan Islam di tanah air. Warisan terbesar NU sesungguhnya adalah warisan pendidikan yang luar biasa bagi dunia Islam di tanah air. Mungkin ratusan ribu atau jutaan lulusannya telah dihasilkan di negeri ini. Pendidikan… Continue reading Warisan KH Hasyim Asy’ari dan KH Wahid Hasyim