Revolusi Kemerdekaan Indonesia dari Timur Tengah : Perjuangan Pemuda dan Pelajar di Timur Tengah (1)

A. Kahar Muzakkir (duduk, kedua dari kiri). Sumber foto: Diplomasi Revolusi di Luar Negeri.

Setelah tersiarnya kabar proklamasi kemerdekaan Indonesia, para pemuda Indonesia di Mesir yang hampir semuanya adalah pelajar itu berbondong-bondong membakar paspor yang mereka dapatkan dari pemerintah Belanda. Mengetahui hal tersebut, duta besar Belanda di Mesir geram, juga mengancam akan menghentikan segala bantuan biaya kepada para pemuda Indonesia itu. Para pemuda Indonesia itu tak tinggal diam. Segera… Continue reading Revolusi Kemerdekaan Indonesia dari Timur Tengah : Perjuangan Pemuda dan Pelajar di Timur Tengah (1)

“INDONESIA MERDEKA” Dipandang dari Soedoet Ke Islaman

Surat kabar Soeara Asia, 6 Oktober 1944. Sumber foto: Koleksi pribadi Rony Widyanti

Artikel ini adalah sebuah tulisan dari K.H. Hasyim Asy’ari, menanggapi janji kemerdekaan dari Pemerintah Jepang pada tahun 1944. Terbit di surat kabar Soeara Asia pada 6 Oktober 2604 atau 1944. “INDONESIA MERDEKA” Dipandang dari Soedoet Ke Islaman Oleh: K.H. Hasjim Asj’ari Djoem’at Legi, 6 Oktober 2604 Melihat tiada hentinja Perajaan jang diadakan oleh sekalian pendoedoek Djawa,… Continue reading “INDONESIA MERDEKA” Dipandang dari Soedoet Ke Islaman

Berpuasa Sekaligus Berperang: 
Kisah Ulama Indonesia Mengusir Penjajah Belanda di Bulan Suci

Pejuang Aceh

Haus, lapar, dan dahaga adalah kondisi yang harus dihadapi seorang muslim ketika menjalani puasa di bulan suci Ramadhan. Ibadah lainnya yang berat untuk dilaksanakan adalah pergi berjihad ke medang perang untuk membela agama Islam. Namun itulah yang harus dilakukan umat Islam Indonesia saat berperang melawan penjajah Belanda mempertahankan kedaulatan Indonesia. Kisah heroik itu tertuang dalam… Continue reading Berpuasa Sekaligus Berperang: 
Kisah Ulama Indonesia Mengusir Penjajah Belanda di Bulan Suci

Djihad dan Qitaal – Masjoemi Priangan (1946)

JIHAD saat ini seperti salah satu kata yang mendapat kesan negatif. Padahal kata ini dahulu adalah salah satu jembatan menuju kemerdekaan Indonesia. Buku terbitan Masyumi daerah Priangan (Jawa Barat) ini adalah salah satu dokumen yang bisa memberikan pengetahuan kepada kita bagaimana para pejuang kemerdekaan memaknai Jihad dan Qitaal. Diterbitkan pada bulan Januari tahun 1946, buku… Continue reading Djihad dan Qitaal – Masjoemi Priangan (1946)

Barisan Hizbullah: Peran Jihad dalam Perjuangan Kemerdekaan

Alhamdoeli’llah, kini telah terboeka djalan bagi kami dengan berdirinja Tentera ALLAH, dimana kami Peranakan Arab, diboekakan pintoe sebagai lain-lain kaoem moeslimin, berdjoeang dalam Barisan ALLAH itoe. Maka kami sebagai bekas Lasjkar P.A.I. dalam anggapan kaoem Peranakan Arab semoea sebagai Moeslim telah memandang, bahwa satoe-satoenja pintoe bagi kami sekalian telah terboeka oentoek mengoedji Iman sebagai Moeslim… Continue reading Barisan Hizbullah: Peran Jihad dalam Perjuangan Kemerdekaan

Siasat Nekat Sang Diplomat Arab

  Cerita ini merupakan kelanjutan dari artikel berjudul: Kado Istimewa Bangsa Arab untuk Indonesia *** Pemerintah Mesir dan Liga Arab mengutus saya ke Indonesia utuk menyampaikan pengakuan resmi terhadap negara baru yang berdaulat itu. Konsulat Belanda di sini menganggap sepi surat-surat kepercayaan saya dan menolak untuk memberikan visa. “Saya mendengar kabar bahwa Anda pernah berlayar… Continue reading Siasat Nekat Sang Diplomat Arab

Majalah Jejak Islam Edisi Perdana: Dibalik Layar Kemerdekaan

    Edisi Perdana Majalah JEJAK ISLAM. “Dibalik Layar Kemerdekaan” Meninjau kembali tentang makna pahlawan dan kemerdekaan di Indonesia. Simak tulisan Tiar Anwar Bachtiar, sejarawan dan Ketua PP Pemuda Persis yang menjabarkan berkah kemerdekaan bagi dakwah Islam di Indonesia. Jangan lewatkan pula telaah Tri Shubhi A. yang menyigi tentang para pahlawan dan masa lalu kita.… Continue reading Majalah Jejak Islam Edisi Perdana: Dibalik Layar Kemerdekaan

9 Ramadhan 1364 : Arti Kemerdekaan Bagi Buya Hamka dan Kita

Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah, saat dimana Indonesia merasakan karunia dari Allah untuk menikmati kemerdekaan.Pada 9 Ramadhan 1364 H (17 Agustus 1945), proklamasi kemerdekaan itu dinyatakan. Kemerdekaan yang telah berusia 73 tahun ini (9 Ramadhan 1364 -1437 H) mengingatkan untuk berkaca kembali, apa makna kemerdekaan bagi kita? Apa harga yang harus dibayar untuk kemerdekaan yang… Continue reading 9 Ramadhan 1364 : Arti Kemerdekaan Bagi Buya Hamka dan Kita