Sejumlah tradisi dan budaya lokal Muslim Indonesia pernah diklaim sebagai produk budaya Syiah. Sebagian tradisi yang biasa dilakukan oleh warga NU yang diklaim Syiah itu antara lain; pembacaan maulid Nabi Saw, diba’an, barzanji, metode membaca harakat tulisan arab di kalangan orang Jawa, menghormati keturunan Ahlul Bait (habaib) dan lain sebagainya. Pada 19 Maret 1996,… Continue reading Tradisi Muslim Nusantara Menyanggah Syi’ah
Antara Indonesia dan Maroko
Beberapa waktu silam, penasehat JIB, Tiar Anwar Bachtiar menghadiri Muktamar World Assembly of Muslim Youth (WAMY) di Maroko. Berikut ini adalah kisahnya yang turut mengungkap aspek sejarah dari Indonesia dan Maroko. Selamat membaca! World Assembly of Muslim Youth (WAMY) atau dalam bahasa Arab disebut An-Nadwah Al-‘Alamiyyah lisy-Syabâb Al-Islâmy adalah salah satu organisasi kepemudaan Islam international… Continue reading Antara Indonesia dan Maroko
Menakar Pemikiran Di Balik Kurikulum & Materi Pelajaran Sejarah Indonesia
Pemeo ganti menteri ganti kebijakan rupanya sulit untuk dihilangkan di negeri ini. Semua sudah mafhum bahwa Anis Baswedan setelah dilantik segara mengambil kebijakan untuk menghentikan kurikulum 2013 dan mengembalikannya kepada kurikulum sebelumnya. Walaupun menuai protes, bahkan dari mantan menteri sebelumnya, keputusan ini kelihatannya sudah bulat. Sekolah yang sudah telanjur melaksanakan Kurikulum 2013 terus berjalan, yang… Continue reading Menakar Pemikiran Di Balik Kurikulum & Materi Pelajaran Sejarah Indonesia
‘ABD AL-SHAMAD AL-PALIMBANI: ARSITEK JIHAD YANG ‘ARIF
Sufi di Medan Jihad Di dalam berbagai riwayat disebutkan bahwa jihad merupakan tingkat tertinggi ‘ubudiyyah seseorang setelah iman kepada Allah dan Rasul-Nya. Jihad menjadi puncak dari syariat. Jihad berlaku sepanjang zaman, di mana pun, dan bagi setiap individu. Jihad merupakan upaya menampakan al-haqq (Kebenaran). Jihad, adalah kesungguhan total dalam melawan musuh-musuh kebenaran, yakni setan, baik… Continue reading ‘ABD AL-SHAMAD AL-PALIMBANI: ARSITEK JIHAD YANG ‘ARIF
Menimba Ilmu Tanpa Batas: Tradisi Ulama Nusantara
Belakangan ini berhembus kabar dari pemerintah (Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi) mengenai diterapkannya larangan bagi guru agama dan dosen teologi asing dari semua agama untuk bekerja di Indonesia[1].Yang lebih mengejutkan, larangan tersebut bertolak dari upaya melindungi lembaga pendidikan dari benih-benih radikalisasi. Sungguh mengherankan sikap pemerintah, terlebih jika kita hendak bercermin kepada tradisi keilmuan agama (Islam)… Continue reading Menimba Ilmu Tanpa Batas: Tradisi Ulama Nusantara
Catatan Penghujung Tahun: Dari Patani ke Champa, Merajut Jejak Islam di Nusantara
Senja. Matahari tinggal sepenggalah. Menikmati laut di pesisir Thailand Selatan desirnya begitu syahdu. Kemuningnya bercampur jingga. Sepanjang jalan, pasir berkilau. Di sepanjang kiri, ombaknya begitu memukau. Di ujung jalan sana ada negeri impian masa silam, namanya Patani. Orang-orang sini mengenalnya Patani Darussalam. “Kita semua muslim Nusantra,” kata Hasan, kawan saya asal Narathiwat Patani di penghujung… Continue reading Catatan Penghujung Tahun: Dari Patani ke Champa, Merajut Jejak Islam di Nusantara
Di Balik Fatwa Buya Hamka
Beberapa waktu lalu, aksi kristenisasi di Indonesia menuai berbagai kecaman dan meresahkan masyarakat, terutama umat Islam. Masih hangat di ingatan kita, seorang nenek berjilbab yang sedang berjalan kaki dalam Car Free Day (CFD), tiba-tiba dijegat dan dipaksa berdoa kepada Yesus oleh misionaris.[1] Kemudian pada kasus lain, Ketua Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) tidak menyetujui aturan Polri… Continue reading Di Balik Fatwa Buya Hamka
Jalan Jihad Jurnalisme Uni Roehana
“Perputaran zaman tidak akan pernah membuat perempuan menyamai laki-laki. Perempuan tetaplah perempuan dengan segala kemampuan dan kewajibannya. Yang harus berubah adalah perempuan harus mendapat pendidikan dan perlakuan yang lebih baik. Perempuan harus sehat jasmani dan rohani, berakhlak dan berbudi pekerti luhur, taat beribadah, yang kesemuanya hanya akan terpenuhi dengan memiliki ilmu pengetahuan” – Rohana Koeddoes… Continue reading Jalan Jihad Jurnalisme Uni Roehana
Hari Ibu : Menolak Feminisme Sejak Dahulu
87 tahun yang lalu atau pada tahun 1928, organisasi-organisasi perempuan Indonesia mengadakan Kongres Perempuan di Bandung. Kongres tersebut memutuskan agar setiap tanggal 22 Desember dijadikan sebagai Hari Ibu dengan semboyan “Merdeka Melaksanakan Dharma”. Maka, tulis Sujatin Kartowijono dalam bukunya Perkembangan Pergerakan Wanita Indonesia, kaum wanita mulai menghayati cita-cita Ibu Keluarga, Ibu Masyarakat, dan Ibu Bangsa[1].… Continue reading Hari Ibu : Menolak Feminisme Sejak Dahulu
‘Sahabat’ dan Klaim Syi’ah di Nusantara
Ketahuilah wahai sahabat Ulama pembawa Islam yang bermartabat Ialah Ahlus Sunnah sebagai itikat dalam ilmunya dan tinggi maqamat Jika oleh Syi’ah Islam dibawa mula-mula ke Melayu yang ‘ulya maka kita tak akan mengenal suatu kata dan makna sahabat sampai sekarang jua Depok, 16/5/2014 Persia dan Syi’ah Ada sebagian orang yang menganggap bahwa Islam yang pertama… Continue reading ‘Sahabat’ dan Klaim Syi’ah di Nusantara
Objektif atau Pribadi yang terbelah? Tanggapan untuk Prof. Dr. Azyumardi Azra
Pada tanggal 18-19 November 2014, Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga mengadakan Konferensi Internasional yang berjudul “Dynamics of The Studies on Indonesian Islam; Tribute to Karel Steenbrink and Martin Van Bruissen.” Seperti telah diketahui, Karel Steenbrink dan Martin Van Bruissen adalah dua peneliti yang telah lama berkiprah dan mendalami Islam di Indonesia. Salah satu pemakalah pada… Continue reading Objektif atau Pribadi yang terbelah? Tanggapan untuk Prof. Dr. Azyumardi Azra
Prawoto Mangkusasmito: Antara Pahlawan dan Blusukan
“Pahlawan itu bukan ditentukan oleh tempat di mana dia dimakamkan, tetapi pahlwan itu ditentukan oleh jasa-jasanya.” –M.Roem- PRIA berjenggot itu dikenal dengan baju koko, sarung, peci, dan berkacamata. Namanya Prawoto Mangkusasmito. Ia adalah Ketua Umum Masyumi yang terakhir. Usianya saat itu sekitar 60 tahun. Ia meninggal dunia kala melakukan kunjungan dakwah ke sebuah desa dekat… Continue reading Prawoto Mangkusasmito: Antara Pahlawan dan Blusukan