Membicarakan sejarah Syiah di Nusantara, tak bisa lepas dari pembahasan masuknya Islam ke Nusantara. Sebuah perjalanan panjang merentang hingga lebih dari seribu tahun silam. Silang pendapat diantara para peneliti, mewarnai penulisan sejarah masuknya Islam ke nusantara. Silang pendapat ini bahkan dibumbui oleh motif-motif politis dibalik penulisan sejarah masuknya Islam ke Nusantara. Pembahasan tidak hanya berhenti… Continue reading Membedah Sejarah Syi’ah di Nusantara (Bagian 1)
Mosi Integral M. Natsir
3 April 65 tahun yang lalu, Mohammad Natsir (1908-1993) menyampaikan pidato di Dewan Perwakilan Rakyat Sementara Republik Indonesia Serikat (DPRS RIS). Pidato itu diberi judul Mosi Integral. Konferensi Meja Bundar di Den Haag, Belanda, 23 Agustus-2 November 1949 menghasilkan empat hal sebagai berikut: (1) Kerajaan Belanda dan Republik Indonesia Serikat setuju membentuk Uni yang longgar… Continue reading Mosi Integral M. Natsir
Mempersatukan Ummat – M. Natsir
Kondisi ummat Islam yang tercerai-berai, menimbulkan kegetiran. Gagasan untuk menuju persatuan ummat Islam (Wahdah al-Ummah), terkhusus di Indonesia telah menjadi harapan dan cita-cita tokoh-tokoh Islam sejak zaman dahulu, salah satunya Mohammad Natsir. Beliau berpendapat bahwa dasar persatuan tersebut haruslah bermula dari keimanan. Keimanan yang kokoh kepada Allah dan Rasulullah. Keimanan yang menjelma dalam amal ibadah… Continue reading Mempersatukan Ummat – M. Natsir
MEMBUNGKAM PERS ISLAM DI MASA SILAM
“Manusia datang dan manusia pergi, ada yang naik dan ada yang jatuh. Segala sesuatu yang bernama alam tidak lah tetap. Yang tetap hanyalah kebenaran Allah.” –Buya Hamka Lahirnya pers, khususnya Pers Islam di Indonesia memang tak selalu diiringi kisah menyenangkan. Sejak zaman kolonial, pers di Hindia Belanda juga dirintangi oleh berbagai aturan yang diberlakukan oleh… Continue reading MEMBUNGKAM PERS ISLAM DI MASA SILAM
Abdul Karim Oey Tjeng Hien: Kisah Tionghoa Pembela Agama dan Negara
Awal orang-orang Tionghoa menginjakkan kaki di Indonesia, terekam dalam sebuah catatan perjalanan seorang biksu Buddha bernama Faxian. Kala singgah di Pulau Jawa selama perjalanannya menuju India dari tahun 400-414 M, ia menulis, “Di negeri ini banyak terdapat para heredic (penyembah berhala) dan brahman ( penganut Hindu), tetapi sedikit sekali penganut Buddha.”[1] Meski biksu itu tak… Continue reading Abdul Karim Oey Tjeng Hien: Kisah Tionghoa Pembela Agama dan Negara
Buya Hamka Bicara Tentang Santri dan Abangan
Karena “pembagian” yang tidak wajar itu, maka kedua belah pihak pun bertambah lama bertambah terpisah. Yang abangan kian jauh dari Islam dengan sadar atau tidak sadar. Tercapailah kesukaan budaya yang bersimpang dua. Abangan menyukai wayang dan tari serimpi. Mutihan menyukai berzanji dan gambus. Dan ada santri melihat wayang, dianggaplah dia telah “menyeleweng” oleh golongannya. Kalau… Continue reading Buya Hamka Bicara Tentang Santri dan Abangan
Kupasan: Islam dalam Madilog Tan Malaka
Baca online: KUPASAN: ISLAM DALAM TINJAUAN MADILOG TAN MALAKA oleh Musdicov Badan Usaha & Penerbit Muslimin Indonesia pada tahun 1950 menerbitkan sebuah risalah dalam bentuk buku yang berjudul Kupasan Islam dalam Tinjauan Madilog Tan Malaka. Buku yang menggunakan nama penulis Mussdicov ini mengupas salah satu karya Tan Malaka “Islam dalam tinjauan Madilog (Materialisme,… Continue reading Kupasan: Islam dalam Madilog Tan Malaka
Sehari Bersama Hadratus Syaikh KH Hasyim Asy’ari di Tebuireng
Sebentar lagi kita akan tiba di Pesantren Tebu Ireng sekira 75 tahun silam. Bermula dengan terdengar sayup-sayup…“Gjssss…Gjss ….Gjss..Gjs…s…” kepulan asap keluar dari lokomotif hitam legam, meraung-raung melaju melewati wilayah selatan Jombang, Jawa Timur. Perkebunan tebu setinggi dua meter riuh, berderet rapi, sepanjang perjalanan kereta. Kereta pengangkut tebu Belanda itu melaju menuju stasiun Jombang, enam kilometer… Continue reading Sehari Bersama Hadratus Syaikh KH Hasyim Asy’ari di Tebuireng
Cerita Menak: Warisan Budaya Islam di Indonesia
Setelah epos Mahabarata dan Ramayana, cerita Menak merupakan karya fiksi yang banyak menginspirasi orang Jawa dan Lombok, baik dari kalangan rakyat kecil hingga kaum pembesar pada jamannya. Dari cerita ini nyatanya telah lahir sejumlah karya sastra dan budaya yang bermutu tinggi dengan tanpa mengabaikan aspek moralitas. Cerita Menak merupakan inspirasi bagi lahirnya Wayang Menakyang sering dahulu… Continue reading Cerita Menak: Warisan Budaya Islam di Indonesia
Perjuangan Panjang Jilbab di Indonesia
Berbicara mengenai jilbab di Indonesia, terutama mengenai sejarahnya bukan perkara mudah. Tak banyak tulisan yang memuat khusus mengenai itu. Sumber-sumber sejarah yang menyingkap perjalanan jilbab di tanah air pun tidak melimpah, setidaknya jika berkaitan dengan sumber sejarah sebelum abad ke 20. Namun mengingat pentingnya jilbab sebagai bagian dari syariat Islam dalam kehidupan umat Islam saat… Continue reading Perjuangan Panjang Jilbab di Indonesia
Majalah Hikmah No. 14, April 1953
Majalah Hikmah adalah salah satu majalah yang dikenal luas era 50an. Majalah ini digawangi oleh para tokoh-tokoh Partai Masyumi. Dipimpin oleh M. Natsir, jajaran redaksi di huni oleh tokoh Masyumi seperti Z.A. Ahmad, AR Baswedan, dan Buya Hamka. Terbit tahun 1947, Majalah Hikmah terbit setiap minggu dikategorikan sebagai majalah populer, berisi rubrik yang bervariasi,… Continue reading Majalah Hikmah No. 14, April 1953
Siti Raham, Antara Peran Politik dan Penjaga Kehormatan Buya Hamka
“Pandai-pandailah kau bercermin, kalau kau pandai bercermin maka selamatlah kau dunia akhirat” Di belakang laki-laki hebat pasti selalu ada perempuan hebat di belakangnya. Pepatah ini bukan hanya sekedar omong kosong belaka atau pun hanya rangkaian kata tanpa makna, namun nyata, salah satunya terjadi pada Hamka. Siapa orang yang tidak mengenal sang otodidak multitalenta bernama… Continue reading Siti Raham, Antara Peran Politik dan Penjaga Kehormatan Buya Hamka