Kecenderungan Santri dalam Kelompok Sosio-Kultural di Jawa

Santri Pesantren Denayar tahun 1970. Sumber foto: Karel Steenbrink, KITLV Digital Media Library (http://media-kitlv.nl/all-media/indeling/detail/form/advanced/start/13?q_searchfield=pesantren)

Pada 31 November 2000, sejarawan Universitas Gadjah Mada, Prof. Djoko Suryo mempresentasikan makalahnya yang berjudul “Tradisi Santri dalam Historiografi Jawa: Pengaruh Islam di Jawa”, dalam sebuah seminar bertajuk Seminar Pengaruh Islam dalam Budaya Jawa. Dalam makalah tersebut, Prof. Djoko Suryo memaparkan bahwa tradisi santri telah menjadi inti dari apa yang disebut sebagai Tradisi Besar (Great… Continue reading Kecenderungan Santri dalam Kelompok Sosio-Kultural di Jawa

Lika-Liku Politik NU

“Pak Mahfud orang yang belum pernah menjadi kader NU,” ujar Said Agil Siradj, Ketua PBNU. Pernyataan tadi menjadi lonceng pupusnya peluang Mahfud M.D. menjadi Calon Wakil Presiden Joko Widodo pada Pemilu 2019. Jokowi akhirnya lebih memilih K.H. Ma’ruf Amin sebagai calon wakilnya. Apa daya, kemeja putih yang sudah disiapkan Mahfud untuk deklarasi tak jadi dipakai… Continue reading Lika-Liku Politik NU

Pangeran Diponegoro dan Meletusnya Perang Jawa

Lukisan Diponogor oleh A.J. Bik tahun 1830. Sumber: Memory of The Netherlands/ https://www.geheugenvannederland.nl

“Pangeran Diponegoro berada tidak jauh dari situ sambil menunggang kuda hitam yang indah dengan perlengkapan berkuda sangat bagus. Ia berbusana seluruhnya putih dengan gaya Arab.” Kolonialisme di nusantara tidak tak akan bercokol tanpa tangan pribumi yang menghamba pada kekuasaan asing. Termasuk ketika sejarah merekam cengkraman kolonialisme di tanah Jawa pada abad ke-19. Di Jawa, kolonialisme… Continue reading Pangeran Diponegoro dan Meletusnya Perang Jawa

Pahitnya Kopi dan Kolonialisme di Indonesia

Preanger Stelsel. Sumber foto: Koleksi online Tropenmuseum

Di Instagram ada 2.3 juta kiriman dengan tagar #Kopi. Ada 800 ribu lebih kiriman tagar #Ngopi. Deretan foto berbagai sudut dan jenis kopi setiap hari muncul di lini masa media sosial. Generasi milenial disebut begitu boros menghabiskan uang untuk secangkir kopi. Menteri Keuangan Sri Mulyani bahkan meminta generasi milenial mengurangi jajan kopi agar bisa menyusun… Continue reading Pahitnya Kopi dan Kolonialisme di Indonesia

Haji Agus Salim dan Akar Intelegensi Muslim Indonesia

Haji Agus Salim

Masyudul Haq adalah nama yang diberikan oleh Angku Sutan Mohammad Salim kepada anaknya yang baru lahir pada hari itu, 8 Oktober 1884. Terinspirasi dari seorang tokoh utama dari buku yang kala itu dia sedang baca, dengan satu harapan bahwa sang anak kelak semoga menjadi seorang pembela kebenaran sesuai dengan namanya. Namun bayi yang tumbuh dewasa… Continue reading Haji Agus Salim dan Akar Intelegensi Muslim Indonesia

Published
Categorized as Artikel

1832: Pembantaian oleh Amerika di Kuala Batu, Aceh

Penyerangan di Kuala Batu. Sumber: Wikipedia

“Perempuan-perempuan terbunuh dengan tekad mengangkat senjata saat melihat suami-suaminya terhempas dikakinya…” The New York Evening Post, 5 July 1832 Dalam halaman yang sama, rekaman insiden berlanjut, “John L Dubois, korporal kapal…, dilukai oleh perempuan Melayu saat penyerangan benteng benteng. Perempuan ini bersama dengan orang India, barangkali suaminya, yang diserang dan dibunuh oleh Dubois. Sesaat setelah… Continue reading 1832: Pembantaian oleh Amerika di Kuala Batu, Aceh

Pemikiran M.Natsir tentang Prinsip-Prinsip Kenegaraan Islam untuk Indonesia

M. Natsir. (Sumber foto: KITLV Digital Image Library http://media-kitlv.nl/all-media/indeling/detail/form/advanced?q_searchfield=natsir)

Abstrak Natsir dikenal sebagai tokoh gerakan Islam, baik politik maupun dakwah, yang sangat membela ideologi Islam. Ada yang menyangka pemikirannya dalam masalah kenegaraan sama seperti gerakan NII Kartosuwiryo yang anti-RI atau pemikiran yang ingin merevitalisasi khilafah secara revolusioner yang juga anti-RI. Untuk itu, tulisan ini ingin mengungkap bagaimana sebetulnya gagasan politik Islam Natsir, khususnya dalam… Continue reading Pemikiran M.Natsir tentang Prinsip-Prinsip Kenegaraan Islam untuk Indonesia

Lahirnya Partai Masyumi: Politik Di Hamparan Persatuan

Kita sekarang bukan hidup pada 25 tahun lalu (sudah), kita sudah bosan, kita sudah payah bermusuh-musuhan. Sedih kita rasakan kalau perbuatan itu timbul daripada ulama, padahal ulama itu semestinya lebih halus budinya, berhati-hati lakunya. Karena ulama itu sudah ditentukan menurut firman Allah: ‘Ulama itu lebih takut pada Allah.’ Karena ulama tentunya lebih paham dan lebih… Continue reading Lahirnya Partai Masyumi: Politik Di Hamparan Persatuan

Yang Sederhana, Yang Mengena: Dakwah Pak AR

AR Fakhrudin dengan Presiden Soeharto. Sumber foto: Republika.co.id

“Menurut Muhammadiyah masyarakat dapat sejahtera, aman, damai, dan makmur itu apabila diikuti dengan keadilan, kejujuran, persaudaraan, gotong-royong, tolong-menolong, dan harus bersendikan hukum-hukum Allah yang sebenar-benarnya, lepas dari pengaruh setan dan hawa nafsu.” – Pak AR Syahdan ia adalah figur Muhammadiyah terlama yang pernah bercokol di bangku Ketua. 22 tahun, bukan waktu yang sebentar. Abdul Rozaq… Continue reading Yang Sederhana, Yang Mengena: Dakwah Pak AR

Politik Haji Snouck Hurgronje

“Tahun 1859, pemerintah kolonial menelurkan ordonansi haji. Selain harus mendapatkan izin untuk berangkat haji, aturan baru juga ditambahkan, diantaranya; harus melaporkan kepulangannya ke penguasa setempat dan harus mengikuti ujian haji. Jika dianggap lulus, maka jamaah boleh memakai pakaian haji dan diberikan sertifikat haji.” ***  Hari Raya Idul Adha kembali menghampiri. Istimewanya hari raya ini menjadi… Continue reading Politik Haji Snouck Hurgronje

Rokok: Perdebatan Para Ulama dalam Irsyad al-Ikhwan

Syaikh Ihsan ibn Dahlan al-Jampesi al-Kediri atau yang biasa dikenal dengan Syaikh Ihsan Jampes merupakan salah satu nama dari sederetan nama ulama besar tanah Jawa. Beliau merupakan penulis kitab Siraj al-Thalibin Syarh ‘ala Minhaj al-‘Abidin Ila Jannat Rabb al-‘Alamin (سراج الطالبين شرح على منهاج العابدين إلى جنة رب العالمين) yang diterbitkan oleh penerbit Musthafa Baby Al Halaby, Kairo, Mesir. Syaikh… Continue reading Rokok: Perdebatan Para Ulama dalam Irsyad al-Ikhwan

HSBI dan Ikhtiar Kebudayaan

Kebudayaan padahal menjadi satu lapangan yang sangat penting dalam dakwah Islam. Ia berdiri menyatu dengan identitas masyarakat. Muhammadiyah memang dikenal sebagai organisasi Islam reformis, yang berupaya menyingkirkan penyakit tahayul, bid’ah dan churafat. Beberapa mungkin menilai kebudayaan sarat bersinggungan dengan hal-hal yang justru diberantas Muhammadiyah. Bisa jadi benar, namun kebudayaan sebenarnya lapangan yang sangat luas. Persoalan… Continue reading HSBI dan Ikhtiar Kebudayaan