Mengenang KH Sholeh Iskandar: Dari Hizbullah Sampai Dhuafa

KH Didin Hafidhudin (kedua dari kiri), Sejarawan Dr. Rushdy Hoesein, M.Hum (ketiga dari kiri), Lukman Hakiem (kanan). Sumber foto: Islamic News Agency/JITU

“Kalau aghniya’ (orang-orang kaya) gak usah dipikirkan, bisa berjalan sendiri, tapi kaum dhuafa’ harus kita bantu” – KH Sholeh Iskandar Prof. Dr. KH. Didin Hafidhuddin, M.Sc., menyatakan bahwa K.H. Sholeh Iskandar memiliki pribadi dengan watak dan karakter yang kuat. Hal itu dikatakannya dalam Seminar Nasional dengan tema Pengusulan KH. Sholeh Iskandar Sebagai Pahlawan Nasional di… Continue reading Mengenang KH Sholeh Iskandar: Dari Hizbullah Sampai Dhuafa

KH Mas Mansur, Pemuda, dan Tanah Air

KH Mas Mansur adalah sosok Muhammadiyah yang khas. Ia bukanlah tokoh Muhammadiyah yang berasal dari keluarga ‘Bani Hasyim’ seperti Kiyai Syujak, H. Fachrodin atau Ki Bagus Hadikusumo, empat bersaudara yang sempat mewarnai kepemimpinan di Muhammadiyah selama awal-awal masa berdirinya. KH Mas Mansur bahkan bukan dari Yogyakarta, tempat dimana Muhammadiyah berdenyut untuk pertama kalinya. Namun semua… Continue reading KH Mas Mansur, Pemuda, dan Tanah Air

Bila Fatwa Ulama Diabaikan Penguasa

Sekarang-sekarang ini, kita sedang menunggu hasil gelar perkara Ahok terkait kasus penistaan agama. Memang, Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah menyatakan Ahok menista Al-Qur’an dan Ulama, tapi itu rupanya tidak menjamin aparat penegak hukum memutuskan Ahok melanggar pasal penistaan agama. Aparat tampaknya sangat berhati-hati dalam kasus Ahok ini, untuk tidak mengatakan lamban dan ragu dengan sikap… Continue reading Bila Fatwa Ulama Diabaikan Penguasa

Pemimpin Menurut Ki Bagus Hadikusumo

“Kalau engkau hendak mentjari pemimpin sedjati ichlas lahir-batin, perhatikanlah terlebih dahulu dapur rumahnja dan tjara hidupnja sebelum memperhatikan dia dari segi-segi lainnja. Djika engkau lihat dapurnya penuh santapan jang enak-enak dan tjara hidupnja mewah, hentikan penjelidikanmu karena sudah terang dia bukan pemimpin sedjati.” Kepemimpinan dalam Islam memegang peranan penting, dari perkara bernegara hingga perkara rumah… Continue reading Pemimpin Menurut Ki Bagus Hadikusumo

Pesantren: Berdiri Kokoh di Atas Sejarah dan Tradisi

Pesantren merupakan tradisi ilmu yang mengakar dalam sejarah Indonesia modern. Pesantren, menurut Zamakhsyari Dhofier, merupakan sistem pendidikan Islam yang tumbuh sejak awal kedatangan Islam di Indonesia[1].  Untuk menelusuri munculnya pesantren, erat kaitannya dengan penelusuran awal masuknya Islam di wilayah Nusantara. Proses interaksi niaga menyebabkan terbangunnya pemukiman di pantai dan melahirkan lembaga-lembaga pesantren sehingga menumbuhkan sejumlah… Continue reading Pesantren: Berdiri Kokoh di Atas Sejarah dan Tradisi

Kiai Ali Mustafa Ya’qub  dalam Kenangan

Innalillahi wa innailaihi Rajiun Menutup lembaran April 2016, awan mendung menggelayut di langit Nusantara. Mei memang masih belum menyapa, namun negeri ini kehilangan dua putera terbaiknya. Mengawali bulan ini, Maestro Arsitektur Masjid Indonesia, Ir. Achmad Noe’man tutup usia. Dan di pengujungnya, kini kabar duka kembali menyelimuti Bumi Pertiwi. Ulama besar, Pakar Hadits asal Indonesia, Prof.… Continue reading Kiai Ali Mustafa Ya’qub  dalam Kenangan

Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

Umat Islam di Nusantara bukanlah umat pinggiran dalam sejarah peradaban Islam di dunia. Nama-nama ulama Nusantara menghiasi catatan sejarah tentang gelombang dakwah Islam. Salah satunya adalah Syaikh Yusuf Al Maqassari. Jelajah dakwahnya membentang dari kepualauan di Nusantara, baik di Sulawesi, Jawa, melintasi benua India hingga benua Afrika. Namun namanya bukan hanya harum karena dakwahnya, tetapi… Continue reading Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

MIAI: Ketika Umat Islam Bersatu (Bagian 2)

Menggalang Persatuan Setelah kongres Al-Islam berhenti pada 1928-1930 –seolah-olah selama tiga tahun itu, ikatan tali persatuan umat renggang-, Partai Sarekat Islam berganti nama jadi Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII) pada tahun 1930, berusaha mengencangkan tali itu dengan mengadakan dua kali Konferensi Komite Al-Islam pada tahun 1931 dan 1932. Namun PSII memerlukan momen khusus untuk membangkitkan… Continue reading MIAI: Ketika Umat Islam Bersatu (Bagian 2)

MIAI: Ketika Umat Islam Bersatu (Bagian 3)

Ujian Menghadang MIAI Persatuan yang MIAI serukan bukan tanpa kerikil. Setidaknya kita bisa saksikan pada empat kejadian. Kejadian pertama, terjadi perseteruan antara NU dan PSII saat kongres pertama MIAI di Surabaya tanggal 26 Februari-1 Maret 1938. NU yang ketika itu belum menjadi anggota MIAI (KH.Wahab Hasbullah dan KH. Muhammad Dahlan mendirikan MIAI atas nama pribadi… Continue reading MIAI: Ketika Umat Islam Bersatu (Bagian 3)

Menjaga Martabat Islam

Tulisan berikut ini adalah Pidato dari Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari, salah satu ulama besar di tanah air. Selain pesan beliau terhadap umat, namun yang tak kalah penting adalah memahami situasi pada saat pidato ini disampaikan. Pidato ini disampaikan ketika masa pendudukan Jepang di tanah air. Situasi yang serba sulit karena Jepang begitu represif dan kejam… Continue reading Menjaga Martabat Islam

Raja Ali Haji dan Islamisasi Bahasa Melayu: Dialog singkat dengan Ai Wardah M Koswiar

Mungkin  tak banyak yang mengenal sosok Raja Ali Haji. Tokoh Melayu ini rupanya menorehkan prestasi cemerlang di bidang sastra Melayu Nusantara.  Kecintaanya terhadap bahasa, menjadikan Raja Ali Haji membakukan struktur bahasa Melayu yang kelak dijadikan bahasa persatuan dalam Kongres Pemuda II 28 Oktober 1928. Tak heran jika tokoh ini dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh Negara.… Continue reading Raja Ali Haji dan Islamisasi Bahasa Melayu: Dialog singkat dengan Ai Wardah M Koswiar

Syaikh Arsyad Al-Banjari: Ulama Pendidik dan Penegak Syariat dari Kalimantan

Pembicaraan mengenai ulama-ulama di nusantara seringkali diramaikan oleh ulama-ulama yang berasal dari Sumatera atau Jawa. Sayangnya belum banyak yang memberi perhatian pada ulama dari daerah lain, terlebih dari Kalimantan. Padahal kontribusi mereka dalam mendakwahkan Islam di nusantara tak kalah pentingnya. Syaikh Arsyad Al-Banjari adalah salah satu ulama yang tunjukkan peran besarnya dalam menorehkan tinta emas… Continue reading Syaikh Arsyad Al-Banjari: Ulama Pendidik dan Penegak Syariat dari Kalimantan