Salah satu elemen fundamental dalam Islam menurut Syed Muhammad Naquib al-Attas adalah ilmu pengetahuan.[1] Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ilmu pengetahuan atau sains berarti pengetahuan sistematis yang diperoleh dari suatu observasi, penelitian dan uji coba yang mengarah pada penentuan sifat dasar atau prinsip sesuatu yang sedang diselidiki dan dipelajari.[2] Namun, lebih jauh dari definisi… Continue reading Menuntut Ilmu Butuh Ilmu : Tinjauan Kitab Adabul ‘Alim wa al-Muta’alim karya KH. Hasyim Asy’ari
Tag: Ulama
Jalan Pembaruan Abdul Karim Amrullah
“Jangan terlalu mewah, Karno! Kalau hidup pemimpin terlalu mewah, segan rakyat mendekati!” – Haji Abdul Karim Amrullah kepada Sukarno Pasca kepulangan Abdul Karim Amrullah dari Mekkah, ia menjadi pelopor kebangkitan kaum muda dan tokoh Muhammadiyah di Minangkabau. Minangkabau khususnya dan Sumatera umumnya, bagi Abdul Karim ketika itu sedang karam di dalam kebekuan beragama. Pemahaman yang saat… Continue reading Jalan Pembaruan Abdul Karim Amrullah
Jalinan Tasawuf dan Dakwah dalam Timbangan Hamka
“jika cinta telah tertumpah ke dunia, maka pudarlah jalan kepada Allah. Tetapi apabila cinta telah tertumpah kepada Allah, menjadi tempat singgah sementara sajalah dunia itu.” – Hamka Hubungan antara tasauf dan dakwah menurut Hamka telah terjalin sejak masa-masa awal masuknya Islam ke berbagai bangsa atau wilayah. Peranan tasawuf sangat besar dalam membawa masyarakat menerima Islam… Continue reading Jalinan Tasawuf dan Dakwah dalam Timbangan Hamka
“INDONESIA MERDEKA” Dipandang dari Soedoet Ke Islaman
Artikel ini adalah sebuah tulisan dari K.H. Hasyim Asy’ari, menanggapi janji kemerdekaan dari Pemerintah Jepang pada tahun 1944. Terbit di surat kabar Soeara Asia pada 6 Oktober 2604 atau 1944. “INDONESIA MERDEKA” Dipandang dari Soedoet Ke Islaman Oleh: K.H. Hasjim Asj’ari Djoem’at Legi, 6 Oktober 2604 Melihat tiada hentinja Perajaan jang diadakan oleh sekalian pendoedoek Djawa,… Continue reading “INDONESIA MERDEKA” Dipandang dari Soedoet Ke Islaman
A.Hassan, Pribadi Simpatik Di Balik Kritik Yang Tajam
“Saya benar-benar tidak menyangka, A.Hassan yang demikian keras dalam tulisan-tulisannya, kiranya seorang tuan rumah penerima tamu yang paling empuk dan baik” inilah kesaksian Z.A. Ahmad[1] terhadap A.Hassan yang ramah dalam memuliakan dirinya sebagai tamu. A. Hassan adalah seorang tokoh Persatuan Islam (Persis) yang lahirkan pada tahun 1887 di Singapura. Ia disebut-sebut sebagai Trio Reformer Islam… Continue reading A.Hassan, Pribadi Simpatik Di Balik Kritik Yang Tajam
Islam dan Betawi dalam Lintasan Sejarah
Di Batavia dahulu, Orang Selam adalah sebutan pembeda orang Betawi dari kelompok etnis lain. R. A. Sastradama, seorang turis lokal dari Surakarta yang berkunjung ke Batavia tahun 1870 menuturkan bahwa pendudukan kota itu umumnya menyebut diri orang Selam. Istilah Selam adalah pengucapan lokal untuk kata Islam Suku/etnis Betawi adalah salah satu suku/etnis yang ada… Continue reading Islam dan Betawi dalam Lintasan Sejarah
Lika-Liku Politik NU
“Pak Mahfud orang yang belum pernah menjadi kader NU,” ujar Said Agil Siradj, Ketua PBNU. Pernyataan tadi menjadi lonceng pupusnya peluang Mahfud M.D. menjadi Calon Wakil Presiden Joko Widodo pada Pemilu 2019. Jokowi akhirnya lebih memilih K.H. Ma’ruf Amin sebagai calon wakilnya. Apa daya, kemeja putih yang sudah disiapkan Mahfud untuk deklarasi tak jadi dipakai… Continue reading Lika-Liku Politik NU
Rokok: Perdebatan Para Ulama dalam Irsyad al-Ikhwan
Syaikh Ihsan ibn Dahlan al-Jampesi al-Kediri atau yang biasa dikenal dengan Syaikh Ihsan Jampes merupakan salah satu nama dari sederetan nama ulama besar tanah Jawa. Beliau merupakan penulis kitab Siraj al-Thalibin Syarh ‘ala Minhaj al-‘Abidin Ila Jannat Rabb al-‘Alamin (سراج الطالبين شرح على منهاج العابدين إلى جنة رب العالمين) yang diterbitkan oleh penerbit Musthafa Baby Al Halaby, Kairo, Mesir. Syaikh… Continue reading Rokok: Perdebatan Para Ulama dalam Irsyad al-Ikhwan
K.H. Faqih Usman dan Kemunduran Umat Islam
Beberapa kejadian disekeliling umat Islam saat ini bukan dalam situasi yang membahagiakan. Termasuk di tanah air. Tekanan demi tekanan dirasakan umat Islam di Indonesia. Stigma dan isu-isu yang menyudutkan umat Islam menghiasi media massa. Menuntut aspirasi disamakan dengan intoleransi. Membela akidah dituduh memecah belah. Tak dapat dilupakan pula pembungkaman terhadap jurnalis dan media Islam yang… Continue reading K.H. Faqih Usman dan Kemunduran Umat Islam
Jihad di Mata AR Sutan Mansur
JIHAD. Kata tersebut saat ini tampaknya lebih terasa sebagai momok yang menakutkan ketimbang kemuliaan ajaran Islam. Berbagai kejadian yang mendistorsi makna jihad dan gelombang pemikiran dari luar yang mengibliskan kata jihad membuat kita enggan untuk membahasnya. Padahal kata Jihad begitu mulia. Kata Jihad bahkan begitu erat perannya dalam proses tegaknya Republik Indonesia. Tanpa jihad, tak… Continue reading Jihad di Mata AR Sutan Mansur
Sepucuk Surat Tgk Chik di Tiro
Sepucuk surat masih tersimpan rapi di laci meja kerja Belanda di Kutaradja (Banda Aceh). Surat tersebut dari Faqir Haji Syekh Saman di Tiro, begitulah nama di dalam Surat itu ditujukan kepada Residen Belanda van Langen, 1885. Surat-surat ini bukan kali pertama dikirim ke Belanda. Sebagai seorang terpelajar dan alim yang belajar di Haramain (terutama di… Continue reading Sepucuk Surat Tgk Chik di Tiro
Tapak-tapak Perjalanan Ulama-Patriot K.H. Sholeh Iskandar
Dengan lugas, Sholeh Iskandar menyatakan keheranannya atas pendapat yang menyebut RUU-PA bertentangan dengan Pancasila. Sholeh Iskandar juga tidak memahami pendapat yang menganggap aneh jika syariat Islam masuk ke dalam hukum nasional RI. MENULIS tentang K.H. Sholeh Iskandar (1922-1992) adalah menulis tentang seorang ulama-patriot yang komitmen asasinya terhadap keislaman dan keindonesiaan sungguh-sungguh utuh, dan tanpa pamrih.… Continue reading Tapak-tapak Perjalanan Ulama-Patriot K.H. Sholeh Iskandar