Ketika Priyayi Sumedang Menentang Sarekat Islam

Rumah dari Regent Sumedang. Sumber foto: tropenmuseum.nl

Awal abad ke-20 menjadi tonggak perubahan yang signifikan bagi nasib kaum bumiputra di Hindia Belanda. Kebijakan Politik Etis yang resmi diberlakukan pada 1901 menjadi faktor yang amat menentukan masa depan sebuah tanah koloni Belanda di sebelah timur ini. Setelah kebijakan tersebut diterapkan, Pemerintah Hindia Belanda menyadari  kebijakan yang dibuatnya dapat berpotensi menjadi pisau bermata dua.… Continue reading Ketika Priyayi Sumedang Menentang Sarekat Islam

Haji Agus Salim dalam Pusaran Gerakan Buruh

Haji Agus Salim di Belanda, setelah pertemuan di Jenewa, Swiss. Di tengah, Moh. Hatta yang saat itu menjadi mahasiswa di Belanda. Sumber foto: http://blog.imanbrotoseno.com/tentang-hatta/

Dikenal sebagai pahlawan nasional yang berpenampilan cukup nyentrik dengan jenggot khasnya, Haji Agus Salim masih memiliki banyak sisi lain dalam kehidupannya yang jarang diketahui. Selain dikenal sebagai diplomat ulung yang menguasai berbagai bahasa dan intelektual muslim yang membina aktivis Jong Islamieten Bond seperti Mohammad Natsir hingga Mohammad Roem, pria yang sejak lahir diberi nama Masyudul… Continue reading Haji Agus Salim dalam Pusaran Gerakan Buruh

Islam—Wujud ‘Sosialisme Religius’ yang Sempurna di mata Tjokroaminoto

Pada abad ke-15, dunia—seperti temuan Karl Marx—pertama kali mengenal ideologi kapitalisme. Dibidani oleh Martin Luther yang memberi dasar teologis, Benjamin Franklin yang memberi dasar filosofis, dan Adam Smith yang memberi dasar ekonomi, ruh kapitalisme segera menyebar ke seluruh dunia melalui kolonialisme dan menghadirkan kemiskinan di wilayah jajahan[1]. Di sisi lain, kapitalisme juga membuat dunia dijangkiti… Continue reading Islam—Wujud ‘Sosialisme Religius’ yang Sempurna di mata Tjokroaminoto

Menimbang “Islam dan Sosialisme” : Sebuah Tinjauan karya H.O.S. Tjokroaminoto

Sumber foto: Tim Buku Tempo. 2013. Tjokroaminoto, Guru Para Pendiri Bangsa. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia

Tulisan ini berisi penelaahan serta komentar atas pemikiran Tjokroaminoto mengenai sosialisme Islam sebagaimana ia tuangkan dalam bukunya Islam dan Sosialisme yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1924. Namun, sebelum membahas pemikiran Tjokro, penting pula kita membahas sekilas bagaimana perkembangan kondisi sosial, politik, dan ekonomi Hindia Belanda saat itu; siapa dan apa peran penting Tjokro sehingga… Continue reading Menimbang “Islam dan Sosialisme” : Sebuah Tinjauan karya H.O.S. Tjokroaminoto

PKI, Agama dan Soviet

Hindia Belanda awal abad ke 20 memasuki fase yang baru. Kata-kata seperti vergadering, kapitalisme, hingga nasionalisme menghiasi pikiran dan tulisan orang-orang pergerakan. Sarekat Islam yang memberi perasaan harga diri pada orang-orang pribumi, kemudian menyatukan mereka, bersinggungan dengan komunisme yang muncul sebagai daya dorong penolakan lebih keras terhdap penjajahan.Maka terasa wajar ketika ide-ide yang bersentuhan dan… Continue reading PKI, Agama dan Soviet

Kaum Merah di Ranah Minang (2) : Pemberontakan di Silungkang

Pemberontakan diawali di Silungkang. Massa bergerak saat tengah malam tahun baru 1927. Namun persiapan yang tak matang membuat pemberontakan itu dapat dipatahkan.   Sebelum Silungkang, pemanasan’ menuju pemberontakan bukan terjadi di Sumatera Barat saja. Tetapi sampai ke Aceh. Di Aceh propaganda komunisme, juga menempuh kisah yang sama. Marxisme tak banyak diminati masyarakat aceh kecuali bagi… Continue reading Kaum Merah di Ranah Minang (2) : Pemberontakan di Silungkang

Meletusnya Pemberontakan Kaoem Merah

Pertemuan Prambanan membuka jalan bagi terciptanya pemberontakan melawan pemerintah kolonial di Jawa. Berbeda dengan di Batavia, pemberontakan di Banten berdiri diatas Jihad fi Sablilillah. Aktornya pun bukan kamerad, tetapi ulama.   Perlawanan di Batavia PKI, selain cabang Yogyakarta, Madiun, dan Surakarta, semua menyatakan persetujuannya. Instruksi terakhir untuk memberontak dikirim dari Cirebon tanggal 9-12 November 1926.… Continue reading Meletusnya Pemberontakan Kaoem Merah

Lahirnya Komunisme di Indonesia (5): Jalan Menuju Revolusi

Sikap represif yang diarahkan kepada PKI dibalas dengan rencana pemberontakan. Namun jalan menuju ke sana tak mulus. Tan Malaka dan Stalin menolak rencana itu.   Sikap Gubernur Jenderal Fock memang sangat keras terhadap gerakan komunis. Gubernur Jenderal Dirk Fock pada September 1924 mengadakan sidang Raad van Indie, khusus untuk membahas langkah-langkah mengontrol (bestrijden) komunisme. Pertama… Continue reading Lahirnya Komunisme di Indonesia (5): Jalan Menuju Revolusi

Lahirnya Komunisme di Indonesia (4): Akhir Kaum Merah di SI

Rezim pemerintah kolonial berubah menjadi sangat keras terhadap pergerakan pribumi. Munculnya Haji Misbach menjadi tokoh komunis yang menonjol. Menggabungkan Islam dan komunisme.   Di Kongres SI tahun 1922, Tjokroaminoto menekankan perjuangan SI berdasarkan Islam dan menegaskan Islam-lah satu-satunya elemen yang dapat menyatukan masyarakat di Hindia Belanda. SI dan PKI menempuh jalan masing-masing. Tetapi situasi saat… Continue reading Lahirnya Komunisme di Indonesia (4): Akhir Kaum Merah di SI

Lahirnya Komunisme di Indonesia (3): Lahirnya PKI

ISDV menyalin dirinya menjadi sebagai partai komunis. Perpecahan tak bisa dihindari. Absennya Tjokroaminoto dan munculnya Tan Malaka tak mampu menyelamatkan SI dari perpecahan.   Perseteruan kubu kiri dan Islam di Sarekat Islam memuncak tatkala ISDV mengubah organisasinya menjadi Partai Komunis. Perubahan ISDV menjadi PKI tak bisa dilepaskan dari perseteruan di ISDV. Stokvis, salah seorang pemipin… Continue reading Lahirnya Komunisme di Indonesia (3): Lahirnya PKI

Lahirnya Komunisme di Indonesia (2): Sarekat Islam Tanpa Islam?

Revolusi di Rusia semakin membakar militansi kaum merah di Sarekat Islam. Kerjasama dua kubu dan saling silang soal prinsip mewarnai perjalanan Sarekat Islam. Namun konflik makin tajam saat Tjokroaminoto dituduh terlibat korupsi   Diantara berbagai ketidaksepahaman kubu kiri di Sarekat Islam, satu hal yang cukup krusial adalah soal agama. Kubu kiri ingin menarik Sarekat Islam… Continue reading Lahirnya Komunisme di Indonesia (2): Sarekat Islam Tanpa Islam?

Lahirnya Komunisme di Indonesia (1): Berawal dari Sarekat Islam

Lahirnya Sarekat Islam menandai gerakan baru pribumi di Hindia Belanda. Kemudian dari dalam muncul kaum merah yang radikal. Cikal bakal gerakan komunis di Indonesia. Perselisihan dalam tubuh Sarekat Islam pun tak bisa dihindari.   Hindia Belanda (Indonesia) diawal abad ke 20 adalah sebuah negeri yang telah melalui zaman yang berbeda. Selepas sistem ekonomi kolonial yang… Continue reading Lahirnya Komunisme di Indonesia (1): Berawal dari Sarekat Islam