Kemadjoean perempoean pada achir2 ini soedah melebihi dari kodratnya, ta’akan tertemoe dengan sifat keperempoeannja, sebagian dari kemadjoeannja itoe maka merika lantas bekerdja ada di fabriek, mendjalankan spoor, motor terbang d.l.l. malah ada jang mendjadi kampioen geloet, gontokan hingga menjeberang laoetan akan mentjari tandingnja. Dengan begitoe maka soedah barang tentoe badannja kentara keras-keras dan ototnja poen… Continue reading Siti Munjiyah dan Kritik Kesetaraan Gender
Tag: Perempuan
Majalah Jejak Islam No. 2: Kiprah Muslimah di Panggung Sejarah
Alhamdulillah, telah terbit Majalah Jejak Islam edisi No. 2. Tema Majalah edisi kali ini adalah KIPRAH MUSLIMAH DI PANGGUNG SEJARAH. Simak tulisan Tiar Anwar Bachtiar, doktor sejarah yang mengangkat tentang Kartini dan Feminisme; telusuri perjalanan Jilbab di Indonesia; reguk kisah cinta H. Agus Salim dan istrinya; dan simak tulisan-tulisan lainnya. Silakan… Continue reading Majalah Jejak Islam No. 2: Kiprah Muslimah di Panggung Sejarah
Membela Negeri, Menjaga Kehormatan: Perempuan dan Jilbab dalam sejarah TNI
Bak mendapat angin segar, Wanita TNI (Wan-TNI) diperbolehkan mengenakan jilbab pada saat bertugas oleh mantan Panglima TNI Jenderal Moeldoko. Hal ini ia sampaikan langsung saat memberikan pengarahan untuk seluruh prajurit TNI bersama istri se-Sumatera Utara di hangar Lapangan Udara Soewondo, Medan, setelah menjawab pertanyaan seorang Wan TNI berpangkat Kapten, Kes Dastria soal penggunaan jilbab, pada… Continue reading Membela Negeri, Menjaga Kehormatan: Perempuan dan Jilbab dalam sejarah TNI
Muslimaat NU: Dedikasi untuk Negeri
Pasca proklamasi kemerdekaan Indonesia berkumandang, kuku-kuku tajam penjajah rupanya masih mencengkeram. Semangat kemerdekaan yang meluap-luap dalam diri rakyat, menggolakkan pertempuran di berbagai tempat. Salah satu Ormas Islam, Nahdlatul Ulama (NU) bahkan sampaimengeluarkan resolusi jihadnya, “bahwa mempertahankan dan menegakkan Negara Republik Indonesia menurut hukum Islam termasuk sebagai suatu kewadjiban mutlaq bagi tiap2 orang Islam laki2 dan… Continue reading Muslimaat NU: Dedikasi untuk Negeri
Nyai Khoiriyah Hasyim: Ulama Perempuan yang Terlupakan
Penulisan sejarah perempuan di Indonesia, khususnya muslimah semakin marak. Berbagai tokoh, diulas dalam berbagai bentuk tulisan. Namun sayangnya, penulisan sejarah muslimah di Indonesia seringkali disajikan dalam bingkai feminsme. Persoalan ini jelas meninggalkan masalah, karena seakan, perjuangan muslimah di masa lampau dinaungi oleh semangat feminisme.[1] Pembahasan feminisme yang satu tarikan nafas dengan kesetaraan gender memang mengundang… Continue reading Nyai Khoiriyah Hasyim: Ulama Perempuan yang Terlupakan
M. Natsir Mengenai Kartini
“Vote for Women!”, begitu isi seruan dari kelompok Suffragettes yang tertulis di gedung-gedung pemerintahan Inggris. Mereka tidak hanya puas dengan menulis seruan tersebut, namun juga berdemonstrasi ke jalan untuk menarik opini publik, bahkan sampai melempari rumah Menteri Dalam Negeri dengan batu sehingga banyak kaca yang pecah. Cara ini dilakukan agar pihak pemerintah saat itu takut… Continue reading M. Natsir Mengenai Kartini
Kartini dan Pintu Masuk Feminisme di Indonesia
“Kawan-kawan yang baik dan budiman. Saya tahu betul-betul, bagaimana surat ini diharap-harapkan, surat saya yang pertama dari rumah saya yang baru. Alhamdulillah, di rumah itu dalam segala hal keadaan saya baik dan menyenangkan; di situ yang seorang dengan dan karena yang lain bahagia…” ….. Gerlombang liberalisme di Indonesia masuk berbagai pintu. Salah satu pintu yang boleh dikatakan sukses adalah pintu isu… Continue reading Kartini dan Pintu Masuk Feminisme di Indonesia
Perjuangan Panjang Jilbab di Indonesia
Berbicara mengenai jilbab di Indonesia, terutama mengenai sejarahnya bukan perkara mudah. Tak banyak tulisan yang memuat khusus mengenai itu. Sumber-sumber sejarah yang menyingkap perjalanan jilbab di tanah air pun tidak melimpah, setidaknya jika berkaitan dengan sumber sejarah sebelum abad ke 20. Namun mengingat pentingnya jilbab sebagai bagian dari syariat Islam dalam kehidupan umat Islam saat… Continue reading Perjuangan Panjang Jilbab di Indonesia
Siti Raham, Antara Peran Politik dan Penjaga Kehormatan Buya Hamka
“Pandai-pandailah kau bercermin, kalau kau pandai bercermin maka selamatlah kau dunia akhirat” Di belakang laki-laki hebat pasti selalu ada perempuan hebat di belakangnya. Pepatah ini bukan hanya sekedar omong kosong belaka atau pun hanya rangkaian kata tanpa makna, namun nyata, salah satunya terjadi pada Hamka. Siapa orang yang tidak mengenal sang otodidak multitalenta bernama… Continue reading Siti Raham, Antara Peran Politik dan Penjaga Kehormatan Buya Hamka
Jalan Jihad Jurnalisme Uni Roehana
“Perputaran zaman tidak akan pernah membuat perempuan menyamai laki-laki. Perempuan tetaplah perempuan dengan segala kemampuan dan kewajibannya. Yang harus berubah adalah perempuan harus mendapat pendidikan dan perlakuan yang lebih baik. Perempuan harus sehat jasmani dan rohani, berakhlak dan berbudi pekerti luhur, taat beribadah, yang kesemuanya hanya akan terpenuhi dengan memiliki ilmu pengetahuan” – Rohana Koeddoes… Continue reading Jalan Jihad Jurnalisme Uni Roehana
Hari Ibu : Menolak Feminisme Sejak Dahulu
87 tahun yang lalu atau pada tahun 1928, organisasi-organisasi perempuan Indonesia mengadakan Kongres Perempuan di Bandung. Kongres tersebut memutuskan agar setiap tanggal 22 Desember dijadikan sebagai Hari Ibu dengan semboyan “Merdeka Melaksanakan Dharma”. Maka, tulis Sujatin Kartowijono dalam bukunya Perkembangan Pergerakan Wanita Indonesia, kaum wanita mulai menghayati cita-cita Ibu Keluarga, Ibu Masyarakat, dan Ibu Bangsa[1].… Continue reading Hari Ibu : Menolak Feminisme Sejak Dahulu
Syaikhah Rahmah El-Yunusiah: Pendidik dan “Ibu Kandung Perjuangan”
Situasi sosial Sumatra Barat sedang berubah di awal abad XX. Penduduk Minangkabau berkembang menjadi masyarakat yang secara intensif mengalami proses modernisasi. Dalam kerangka pembaharuan Islam masyarakat Minang tidak saja menyaksikan berdirinya lembaga-lembaga pendidikan modern menggantikan lembaga pendidikan tradisional sistem surau, namun juga tampilnya sejumlah ulama yang mengetengahkan pemikiran baru yang disemangati oleh perubahan dan modernisasi.[1] Arus pembaharuan… Continue reading Syaikhah Rahmah El-Yunusiah: Pendidik dan “Ibu Kandung Perjuangan”