Adat ban adat hukom ban hukom, adat ngon hukom sama kembar; tatkala mufakat, adat ngon hukom, nanggroe senang hana goga (adat menurut adat, hukum syariat menurut hukum syariat, adat dengan hukum syariat sama kembar; tatkala mufakat adat dengan hukum itu negeri senang tiada huru-hara) – Teungku Chik Kutakarang dalam kitab Tadhkirat al-Radikin (1889)[1] Kesultanan Aceh… Continue reading Meletusnya Perang Aceh – 1
Tag: aceh
Teuku Mansoer Leupueng: Lentera Harmoni Barat dan Timur
Ingatan masa kecilku melayang jauh ke tahun 1990an. Padang Sakti-Lhokseumawe tempatku tumbuh besar itu menyaksikan setidaknya dua hal. Yang pertama, menara-menara gas dari perusahaan Arun LNG yang menjulang tinggi, terus mengepul disiang hari dan membakar terang dimalam hari. Yang kedua, pagi yang ditemani oleh bule-bule berambut pirang nan-gendut yang singgah di kedai lokal untuk sekedar… Continue reading Teuku Mansoer Leupueng: Lentera Harmoni Barat dan Timur
1832: Pembantaian oleh Amerika di Kuala Batu, Aceh
“Perempuan-perempuan terbunuh dengan tekad mengangkat senjata saat melihat suami-suaminya terhempas dikakinya…” The New York Evening Post, 5 July 1832 Dalam halaman yang sama, rekaman insiden berlanjut, “John L Dubois, korporal kapal…, dilukai oleh perempuan Melayu saat penyerangan benteng benteng. Perempuan ini bersama dengan orang India, barangkali suaminya, yang diserang dan dibunuh oleh Dubois. Sesaat setelah… Continue reading 1832: Pembantaian oleh Amerika di Kuala Batu, Aceh
Bayang-Bayang Khalifah di Nusantara (Bagian 1)
“Hamba yang taat ini akan menurut apapun yang Sri Baginda titahkan karena rakyat hamba yang beriman yang sudah 25 tahun ditindas oleh kekerasan Belanda yang lalim…”[1] – Sultan Aceh Alauddin Muhammad Daud Syah kepada Sultan Abdülhamid II, 1898 Pasca-wafatnya, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam mewariskan umatnya sebuah sistem kepemimpinan khas yang disebut dengan bahasa… Continue reading Bayang-Bayang Khalifah di Nusantara (Bagian 1)
Bayang-Bayang Khalifah di Nusantara (Bagian 2)
Penguasa Kesultanan Jambi, Sultan Thaha Safiuddin (1816-1909), setidaknya akan sangat bersyukur kepada Allah karena harapannya agar ia ditolong langsung oleh Khalifah dalam melawan Belanda benar-benar terkabul. Pada 1903, Sultan Thaha Jambi yang sudah setengah abad berperang melawan Belanda di negerinya mengirim utusan ke Singapura untuk bertemu dengan konsul Utsmani di sana, Ahmet Attaullah Effendi, agar… Continue reading Bayang-Bayang Khalifah di Nusantara (Bagian 2)
Sepucuk Surat Tgk Chik di Tiro
Sepucuk surat masih tersimpan rapi di laci meja kerja Belanda di Kutaradja (Banda Aceh). Surat tersebut dari Faqir Haji Syekh Saman di Tiro, begitulah nama di dalam Surat itu ditujukan kepada Residen Belanda van Langen, 1885. Surat-surat ini bukan kali pertama dikirim ke Belanda. Sebagai seorang terpelajar dan alim yang belajar di Haramain (terutama di… Continue reading Sepucuk Surat Tgk Chik di Tiro
Manuskrip dan Memaknai Gempa Pidie Jaya
“Bermula jika pada bulan Rabiul Awwal gempa pada waktu Subuh alamatnya rahmat Allah akan datang kepada negeri itu. Jika pada waktu Dhuha alamatnya beroleh anugerah Allah Ta’ala akan dia isi negeri itu. Jika pada waktu Zuhur alamatnya orang jauh akan datang bahagialah kita berbuat ibadah akan Allah Ta’ala.” (Museum Aceh. Inv. 07.1676) Itulah sepenggal catatan… Continue reading Manuskrip dan Memaknai Gempa Pidie Jaya
Jejak Keintiman Aceh Darussalam dan Kekhalifahan Turki Usmani
Menurut sang penulis yang asli dari bumi Aceh ini, buku ini adalah bentuk kontribusi orang Aceh sendiri terhadap khazanah keilmuan terkhusus peradaban Aceh. Selama ini karya-karya sejarah Aceh yang beredar kebanyakan bukan berasal dari penulis Aceh. Yang notabene, mereka adalah bagian dari sejarah itu sendiri. Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa para Penguasa Aceh Darussalam… Continue reading Jejak Keintiman Aceh Darussalam dan Kekhalifahan Turki Usmani
Kita dan Turki: Yang Dekat Selama Berabad-abad
Persitiwa percobaan kudeta yang terjadi di Turki baru-baru ini menimbulkan banyak pemberitaan media massa di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia. Namun di Indonesia terasa berbeda, karena di media sosial peristiwa ini ramai diperdebatkan. Turki, memang bukan sekedar negara biasa, setidaknya di sebagian benak umat Islam di Indonesia. Boleh jadi, saat ini Turki juga merepresentasikan sebuah… Continue reading Kita dan Turki: Yang Dekat Selama Berabad-abad
Dengan Pena dan Negosiasi: Refleksi Perang Belanda
Pemerintahan Belanda menjadi kian galau hingga harus berulang kali mengganti kebijakan militernya selama di Aceh. Dari perang terbuka, barisan konsentrasi, administrasi sipil, hingga ekspedisi militer. Belanda harus mengubah kebijakannya antara administrasi sipil dan ekspedisi militer berkali-kali disebabkan oleh pasukan-pasukan gerilya Aceh yang mengancam keberadaan Belanda diseluruh Aceh. 26 Maret 1873 adalah hari dimana kemerdekaan Aceh… Continue reading Dengan Pena dan Negosiasi: Refleksi Perang Belanda
Turki Usmani di Mata Jawa
HUBUNGAN ACEH DAN TURKI UTMANI Setelah Malaka berhasil direbut oleh Portugis pada 1511, Samudra Pasai tumbuh menjadi pelabuhan utama yang dikunjungi oleh para saudagar dari berbagai negara. Orang-orang Keling (orang India dari Kalingga), orang Rum (orang dari Roma, maksudnya Istambul, Turki), Arab, Persia, Gujarat, Melayu, Jawa, Siam, dan lain sebagainya.[1] Disinilah, interaksi antara bangsa Melayu… Continue reading Turki Usmani di Mata Jawa
Aceh dan Opium Pada Masa Kolonial
Opium (candu) bukanlah produk alam yang baru muncul abad terakhir ini, tapi telah mewarnai lembar lembar catatan sejarah klasik Eropa dan Asia sejak ribuan tahun yang lalu. Jika candu telah dikenal pada masa kekaisaran yunani kuno, Cina juga diketahui telah terbiasa hidup berdampingan dengan candu sejak awal abad ke-8. Opium memiliki berbagai bentuk seperti opium,… Continue reading Aceh dan Opium Pada Masa Kolonial