Beberapa waktu lalu, sehari setelah kepulangan haji penasihat komunitas Jejak Islam untuk Bangsa (JIB), sejarawan Dr. Tiar Anwar Bachtiar, saya ‘diculik’ untuk meninjau ‘padepokan JIB’ atau ‘rumah sejarah’ yang tengah dibangunnya di daerah Jatinangor, dekat Unpad. Sebagai arsitek bangunan tersebut, saya diminta beliau merancang kalau bangunan dua lantai itu nantinya–selain akan ditinggali sebagai rumah- akan… Continue reading 5 Tahun Jejakislam.net
Yang Sederhana, Yang Mengena: Dakwah Pak AR
“Menurut Muhammadiyah masyarakat dapat sejahtera, aman, damai, dan makmur itu apabila diikuti dengan keadilan, kejujuran, persaudaraan, gotong-royong, tolong-menolong, dan harus bersendikan hukum-hukum Allah yang sebenar-benarnya, lepas dari pengaruh setan dan hawa nafsu.” – Pak AR Syahdan ia adalah figur Muhammadiyah terlama yang pernah bercokol di bangku Ketua. 22 tahun, bukan waktu yang sebentar. Abdul Rozaq… Continue reading Yang Sederhana, Yang Mengena: Dakwah Pak AR
Sugeng Tindak Pak Cholil!
“Innalillahi wa inna ilaihi raajiuun… Telah meninggal dunia, orang tua kita, Bapak KH Cholil Badawi, pagi ini, jam 04.00 di rumah duka Magelang. Beliau pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPA, Ketua Dewan Dakwah, dan Ketua Pembina Dewan Dakwah, dan akan dimakamkan hari ini…” Berita duka itu datang pagi tadi dari sahabat saya, Mas Aru Seif… Continue reading Sugeng Tindak Pak Cholil!
Politik Haji Snouck Hurgronje
“Tahun 1859, pemerintah kolonial menelurkan ordonansi haji. Selain harus mendapatkan izin untuk berangkat haji, aturan baru juga ditambahkan, diantaranya; harus melaporkan kepulangannya ke penguasa setempat dan harus mengikuti ujian haji. Jika dianggap lulus, maka jamaah boleh memakai pakaian haji dan diberikan sertifikat haji.” *** Hari Raya Idul Adha kembali menghampiri. Istimewanya hari raya ini menjadi… Continue reading Politik Haji Snouck Hurgronje
K.H. Misbach: Muballigh yang Bersimpang Jalan
“Seharoesnjalah orang Islam jang sedjati menjokong kepada Maksoednja Komoenisme” – K.H. Misbach. Tampaknya suatu hal yang bertolak belakang apabila ada seorang Muballigh, Kiai, dan Haji justru menjadi pendiri, anggota, dan propagandis terkemuka PKI (Partai Komunis Indonesia). Tapi dalam sejarah pergerakan Indonesia ada sosok semacam itu yaitu K.H. Misbach yang pada tahun 1920 bersama Semaun, Alimin, Darsono,… Continue reading K.H. Misbach: Muballigh yang Bersimpang Jalan
Hidup Melarat ala Perumus Pancasila
Rumah itu masih berstatus sewa, ketika sang penghuninya, Haji Agus Salim wafat sepenggal November 1954. Salah satu dari 9 perumus Pancasila, anggota dewan Volksraad, diplomat kesohor, Menteri Luar Negeri era revolusi itu wafat dengan – masih – bersatus sebagai ‘kontraktor’ alias pengontrak rumah. Baru setelah itu, beberapa tahun kemudian, anak-anaknya patungan membeli rumah kontrakannya yang… Continue reading Hidup Melarat ala Perumus Pancasila
Sekolah Merdeka: Kelas Pengenalan Riwayat dan Gagasan Para Pendiri Bangsa
Indonesia dibangun dari perjuangan dan gagasan para tokoh Islam pendiri bangsa. Bagaimana gagasan mereka tentang keadilan, politik, pendidikan kebangsaan dan lainnya? Jejak Islam untuk Bangsa (JIB), Pusat Kajian Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) & Pusat Dokumentasi Islam Indonesia Tamaddun mempersembahkan SEKOLAH MERDEKA: Kelas Pengenalan Riwayat dan Gagasan Para Pendiri Bangsa TJOKROAMINOTO – M. NATSIR – KH… Continue reading Sekolah Merdeka: Kelas Pengenalan Riwayat dan Gagasan Para Pendiri Bangsa
Rokok: Perdebatan Para Ulama dalam Irsyad al-Ikhwan
Syaikh Ihsan ibn Dahlan al-Jampesi al-Kediri atau yang biasa dikenal dengan Syaikh Ihsan Jampes merupakan salah satu nama dari sederetan nama ulama besar tanah Jawa. Beliau merupakan penulis kitab Siraj al-Thalibin Syarh ‘ala Minhaj al-‘Abidin Ila Jannat Rabb al-‘Alamin (سراج الطالبين شرح على منهاج العابدين إلى جنة رب العالمين) yang diterbitkan oleh penerbit Musthafa Baby Al Halaby, Kairo, Mesir. Syaikh… Continue reading Rokok: Perdebatan Para Ulama dalam Irsyad al-Ikhwan
HSBI dan Ikhtiar Kebudayaan
Kebudayaan padahal menjadi satu lapangan yang sangat penting dalam dakwah Islam. Ia berdiri menyatu dengan identitas masyarakat. Muhammadiyah memang dikenal sebagai organisasi Islam reformis, yang berupaya menyingkirkan penyakit tahayul, bid’ah dan churafat. Beberapa mungkin menilai kebudayaan sarat bersinggungan dengan hal-hal yang justru diberantas Muhammadiyah. Bisa jadi benar, namun kebudayaan sebenarnya lapangan yang sangat luas. Persoalan… Continue reading HSBI dan Ikhtiar Kebudayaan
Bayang-Bayang Khalifah di Nusantara (Bagian 1)
“Hamba yang taat ini akan menurut apapun yang Sri Baginda titahkan karena rakyat hamba yang beriman yang sudah 25 tahun ditindas oleh kekerasan Belanda yang lalim…”[1] – Sultan Aceh Alauddin Muhammad Daud Syah kepada Sultan Abdülhamid II, 1898 Pasca-wafatnya, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam mewariskan umatnya sebuah sistem kepemimpinan khas yang disebut dengan bahasa… Continue reading Bayang-Bayang Khalifah di Nusantara (Bagian 1)
Bayang-Bayang Khalifah di Nusantara (Bagian 2)
Penguasa Kesultanan Jambi, Sultan Thaha Safiuddin (1816-1909), setidaknya akan sangat bersyukur kepada Allah karena harapannya agar ia ditolong langsung oleh Khalifah dalam melawan Belanda benar-benar terkabul. Pada 1903, Sultan Thaha Jambi yang sudah setengah abad berperang melawan Belanda di negerinya mengirim utusan ke Singapura untuk bertemu dengan konsul Utsmani di sana, Ahmet Attaullah Effendi, agar… Continue reading Bayang-Bayang Khalifah di Nusantara (Bagian 2)
Homoseksualitas dalam Budaya Indonesia
Perilaku penyuka sesama jenis dan tindakan berhubungan badan dengan sesama jenis adalah suatu tindakan yang tidak dipungkiri keberadaannya oleh hampir semua agama dan budaya di dunia, termasuk dalam budaya masyarakat Indonesia. Walaupun tidak ditemukan fakta-fakta sosial yang benar-benar massif terjadi tentang perilaku seks menyimpang ini, namun kebudayaan mayoritas bangsa di Indonesia yang dipengaruhi Islam, pasti… Continue reading Homoseksualitas dalam Budaya Indonesia