Posts tagged "Buya Hamka"
Abadinya Persahabatan: Hamka dan Hasmi

Abadinya Persahabatan: Hamka dan Hasmi

Gagasan besar maupun misi strategis yang dimiliki seseorang tidak akan dapat diwujudkan jikalau tidak ada sahabat yang senafas sepikiran, seide sehati, tak goyah dikala susah, tak jumawa tatkala jaya. Persahabatan seperti itu tidak akan dapat muncul di atas basis kesementaraan, sasaran jangka pendek, berorientasi pada capaian-capaian materi, pada kontestasi raihan kuasa dan wibawa. Ketika Nabi...
Wibawa Dakwah Buya Hamka

Wibawa Dakwah Buya Hamka

Di saat hubungan penguasa dan ulama memanas, di saat fatwa ulama diragukan dan dianggap fitnah, di saat ulama dicurigai, digertak, diancam, dan dikriminalisasi, di saat kesaksian ulama di pengadilan dianggap dusta, di saat ulama didata layaknya buronan, di saat rumah ulama digeledah bak pengedar narkoba, di saat gerak khatib mau dipersempit dengan standardisasi, dan di...
Bila Fatwa Ulama Diabaikan Penguasa

Bila Fatwa Ulama Diabaikan Penguasa

Sekarang-sekarang ini, kita sedang menunggu hasil gelar perkara Ahok terkait kasus penistaan agama. Memang, Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah menyatakan Ahok menista Al-Qur’an dan Ulama, tapi itu rupanya tidak menjamin aparat penegak hukum memutuskan Ahok melanggar pasal penistaan agama. Aparat tampaknya sangat berhati-hati dalam kasus Ahok ini, untuk tidak mengatakan lamban dan ragu dengan sikap...
Buya Hamka dan Pancasila

Buya Hamka dan Pancasila

Pancasila. Sembilan huruf itu, dari sejak awal digali oleh Sukarno dan dilengkapi oleh Panitia Sembilan di tahun 1945, hingga kini tak kehilangan perbincangannya di masyarakat. Sejak masa kemerdekaan, rezim orde lama, orde baru, Pancasila terus diberikan makna yang berbeda-beda. Jika Pancasila awalnya sebagai dasar negara merupakan sebuah landasan sementara sebelum sidang konstituante, maka di rezim...
Kaum Merah di Ranah Minang (1): Dari Reformis ke Islam Revolusioner

Kaum Merah di Ranah Minang (1): Dari Reformis ke Islam Revolusioner

Pemberontakan komunis di Minangkabau berjalan tak bersamaan dengan di Jawa. Perselisihan antara pengikut PKI Batavia dan Tan Malaka memecah gerakan komunis di sana. Meski demikian, agama tetap menjadi titik tolak utama gerakan dan pemberontakan di Minangakabau. Perlawanan terhadap kolonialisme bagi orang minang bukan hal baru. Dari Perang Paderi yang dahsyat hingga pemberontakan Kamang, menjadi bukti...
10 November: Menggugah Ghirah

10 November: Menggugah Ghirah

Di zaman merdeka ini, mengapa sebagian dari kita ragu atau bahkan enggan menentang ketika agama dan negara dilecehkan? Hati terasa hambar, otak masa bodoh, tekanan darah rendah, otot kendur bergerak, tangan kaku menulis kritik, dan lidah kelu membela. Kalau dulu, sebagaimana dituturkan oleh Buya Hamka dalam bukunya “Ghirah dan Tantangan terhadap Islam”, Tuanku Imam Bonjol...
Menista Islam dari Masa ke Masa

Menista Islam dari Masa ke Masa

Sedari dulu, ulu hati kehormatan umat Islam telah diinjak-injak oleh musuh-musuhnya lewat penistaan agama.Aksi nista mereka telah ciptakan keresahan dan benturan di tengah masyarakat. Di abad ke-18, hidup seorang haji yang pernah menggemparkan daerah Tuban, pesisir Jawa Timur. Namanya Ahmad Mutamakin. Ia telah mengabaikan syariat dan mengajarkan ilmu hakikat kepada orang-orang. Diceritakan oleh seorang pujangga Keraton Surakarta,...
Buya Hamka Bicara Tentang Santri dan Abangan

Buya Hamka Bicara Tentang Santri dan Abangan

Karena “pembagian” yang tidak wajar itu, maka kedua belah pihak pun bertambah lama bertambah terpisah. Yang abangan kian jauh dari Islam dengan sadar atau tidak sadar. Tercapailah kesukaan budaya yang bersimpang dua. Abangan menyukai wayang dan tari serimpi. Mutihan menyukai berzanji dan gambus. Dan ada santri melihat wayang, dianggaplah dia telah “menyeleweng” oleh golongannya. Kalau...
Kupasan: Islam dalam Madilog Tan Malaka

Kupasan: Islam dalam Madilog Tan Malaka

    Baca online: KUPASAN: ISLAM DALAM TINJAUAN MADILOG TAN MALAKA oleh Musdicov Badan Usaha & Penerbit Muslimin Indonesia pada tahun 1950 menerbitkan sebuah risalah dalam bentuk buku yang berjudul Kupasan Islam dalam Tinjauan Madilog Tan Malaka. Buku yang menggunakan nama penulis Mussdicov ini mengupas salah satu karya Tan Malaka “Islam dalam tinjauan Madilog (Materialisme,...
Majalah Hikmah No. 14, April 1953

Majalah Hikmah No. 14, April 1953

Majalah Hikmah adalah salah satu majalah yang dikenal luas era 50an. Majalah ini digawangi oleh para tokoh-tokoh Partai Masyumi. Dipimpin oleh M. Natsir, jajaran redaksi di huni oleh tokoh Masyumi seperti Z.A. Ahmad, AR Baswedan, dan Buya Hamka.   Terbit tahun 1947, Majalah Hikmah terbit setiap minggu dikategorikan sebagai majalah populer, berisi rubrik yang bervariasi,...
Siti Raham, Antara Peran Politik dan Penjaga Kehormatan Buya Hamka

Siti Raham, Antara Peran Politik dan Penjaga Kehormatan Buya Hamka

   “Pandai-pandailah kau bercermin, kalau kau pandai bercermin maka selamatlah kau dunia akhirat” Di belakang laki-laki hebat pasti selalu ada perempuan hebat di belakangnya. Pepatah ini bukan hanya sekedar omong kosong belaka atau pun hanya rangkaian kata tanpa makna, namun nyata, salah satunya terjadi pada Hamka. Siapa orang yang tidak mengenal sang otodidak multitalenta bernama...
Di Balik Fatwa Buya Hamka

Di Balik Fatwa Buya Hamka

Beberapa waktu lalu, aksi kristenisasi di Indonesia menuai berbagai kecaman dan meresahkan masyarakat, terutama umat Islam. Masih hangat di ingatan kita, seorang nenek berjilbab yang sedang berjalan kaki dalam Car Free Day (CFD), tiba-tiba dijegat dan dipaksa berdoa kepada Yesus oleh misionaris.[1] Kemudian pada kasus lain, Ketua Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) tidak menyetujui aturan Polri...