Polemik Sila Ketuhanan di antara Soekarno, Buya Hamka, dan Natsir

Tahun 1951, Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau biasa dipanggil Buya Hamka, menulis dan menerbitkan sebuah buku kecil berjudul Urat Tunggang Pancasila. Buku tipis ini...

Pancasila: Perjalanan Sebuah ldeologi dan Dasar Negara

Kesepakatan bernegara paling krusial dan fundamental bagi bangsa Indonesia  di awal kemerdekaan ialah kesepakatan mengenai dasar negara. Pancasila oleh para pendiri negara (founding fathers) dipandang...

Buya Hamka dan Wacana Emansipasi Perempuan

“Hak dan kewajiban yang sama antara laki-laki dengan perempuan bukanlah berarti bahwa pekerjaan yang hanya bahu laki-laki yang kuat memikulnya perempun disuruh pula memikulnya.”...

Undang-Undang Perkawinan, Sebuah Potret Hubungan Islam dan Negara

Pembentukan undang-undang perkawinan memiliki sejarah panjang di negara kita. Semenjak zaman penjajahan telah timbul kesadaran seputar kepincangan dalam pelaksanaan hukum perkawinan dan gagasan untuk memperbaikinya,...

Pandangan Hamka Tentang Sejarah

Perhatian yang besar terhadap sejarah dan kebudayaan di Nusantara diberikan oleh Hamka di sepanjang masa hidupnya. Hamka pada bukunya Dari Perbendaharaan Lama yang ia tuliskan pada tahun 1963,...

Mengenang Perang Aceh

Perang Aceh meletus pada 26 Maret 1873. Perang dahsyat ini berlangsung setidaknya hingga 40 tahun. Melibatkan Aceh, satu bangsa yang melawan dengan...

Teungku Chik di Tiro: Ulama di Balik Perang -7 (Habis)

Peranannya dalam perang Aceh, khususnya tahun 1874 hingga 1891 tak dapat dikesampingkan. Nama besar keluarga di Tiro dimulai dari Teungku Chik di Tiro Muhammad...

Takluknya Sang Habib dan Perang yang Brutal – 6

Kolonel Karel van der Heijden memang gagal di Samalanga. Namun ia berhasil mencengkeram kembali satu per satu wilayah di Aceh Besar dan sekitarnya....

Perang Rakyat di Aceh – 5

Pada 1 Mei 1874, Jenderal Van Swieten tiba di Batavia. Ia disambut Gubernur Jenderal James Loudon. Pasukan yang kembali dari Aceh di...

Menambang Uang dari Perang – 3

Peluru yang dimuntahkan kapal Citadel van Antwerpen pada bulan Maret menandai pecahnya perang Aceh. Tetapi pertanyaaannya, mengapa Belanda menyerang Aceh? Jawabannya, tentu...

Babak Ke Dua Perang Aceh – 4

18 Mei 1873. Groningen, sebuah kota di Belanda dikunjungi tamu yang spesial. Raja Willem III. Raja tersebut menemui seorang pria. Ayah dari Johan Harmen...

Babak Pertama Perang Aceh – 2

6 April 1873, Pasukan Pendarat melakukan pengintaian ke wilayah Aceh. Dua hari kemudian barulah pasukan Belanda turun ke pantai Aceh. Menjejakkan kaki...

Recent Posts