Posts tagged "NU"
Islam dan Kerukunan Umat Beragama

Islam dan Kerukunan Umat Beragama

Satu waktu, wartawan majalah Panji Masyarakat mewawancarai mantan Menteri Agama, KH. Saifuddin Zuhri, ihwal kerukunan antar umat beragama. Dalam wawancara itu, Tokoh NU ini menerangkan, kerukunan bisa terwujud apabila adanya toleransi. Toleransi, menurutnya, menenggang orang lain tanpa mengorbankan prinsip. “Saya orang Islam, ber-Tuhan kepada Allah SWT, dan Muhammad adalah Utusan Tuhan. Bila saya korbankan prinsip...
MIAI: Ketika Umat Islam Bersatu (Bagian 1)

MIAI: Ketika Umat Islam Bersatu (Bagian 1)

Sayang sekali saudara-saudara! Alih-alih serukan persatuan, energi sebagian dari kita justru terperas oleh perseteruan antar kalangan. Terjebak konflik wahabiyah dan asy’ariyyah, terbiasa debat kusir soal demokrasi dan khilafah, tak lelah-lelah bantah-membantah masalah furu’iyyah, tak satu suara fatwakan perkara aqidah, berebut pengaruh tuk eksistensi kelompoknya semata, lantang merendahkan dan lirih meninggikan jalan juang saudaranya, dan semua...
MIAI: Ketika Umat Islam Bersatu (Bagian 2)

MIAI: Ketika Umat Islam Bersatu (Bagian 2)

Menggalang Persatuan Setelah kongres Al-Islam berhenti pada 1928-1930 –seolah-olah selama tiga tahun itu, ikatan tali persatuan umat renggang-, Partai Sarekat Islam berganti nama jadi Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII) pada tahun 1930, berusaha mengencangkan tali itu dengan mengadakan dua kali Konferensi Komite Al-Islam pada tahun 1931 dan 1932. Namun PSII memerlukan momen khusus untuk membangkitkan...
MIAI: Ketika Umat Islam Bersatu (Bagian 3)

MIAI: Ketika Umat Islam Bersatu (Bagian 3)

Ujian Menghadang MIAI Persatuan yang MIAI serukan bukan tanpa kerikil. Setidaknya kita bisa saksikan pada empat kejadian. Kejadian pertama, terjadi perseteruan antara NU dan PSII saat kongres pertama MIAI di Surabaya tanggal 26 Februari-1 Maret 1938. NU yang ketika itu belum menjadi anggota MIAI (KH.Wahab Hasbullah dan KH. Muhammad Dahlan mendirikan MIAI atas nama pribadi...
Menjaga Martabat Islam

Menjaga Martabat Islam

Tulisan berikut ini adalah Pidato dari Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari, salah satu ulama besar di tanah air. Selain pesan beliau terhadap umat, namun yang tak kalah penting adalah memahami situasi pada saat pidato ini disampaikan. Pidato ini disampaikan ketika masa pendudukan Jepang di tanah air. Situasi yang serba sulit karena Jepang begitu represif dan kejam...
Majalah Jejak Islam No. 2: Kiprah Muslimah di Panggung Sejarah

Majalah Jejak Islam No. 2: Kiprah Muslimah di Panggung Sejarah

        Alhamdulillah, telah terbit Majalah Jejak Islam  edisi No. 2. Tema Majalah edisi kali ini adalah KIPRAH MUSLIMAH DI PANGGUNG SEJARAH. Simak tulisan Tiar Anwar Bachtiar, doktor sejarah yang mengangkat tentang Kartini dan Feminisme; telusuri perjalanan Jilbab di Indonesia; reguk kisah cinta H. Agus Salim dan istrinya; dan simak tulisan-tulisan lainnya. Silakan...
Dari Indonesia untuk Mujahidin

Dari Indonesia untuk Mujahidin

Duka menyelimuti Suriah belakangan ini. Setelah ratusan ribu orang dibunuh secara kejam dan angkuh oleh rezim Bashar Al Assad, kini, suasana di sana semakin mencekam lantaran intervensi militer Rusia. Intervensi yang berdalih memerangi ISIS dan oleh Kepala Gereja Ortodoks Rusia, Patriarch Kirill, disebut pertempuran suci[1] itu, nyatanya telah menewaskan 370 orang di berbagai wilayah Suriah,...
Bakti Santri untuk Negeri: Fatwa Jihad sang Kyai

Bakti Santri untuk Negeri: Fatwa Jihad sang Kyai

Kumandang adzan syahdu menggantung di langit senja Cibarusah, penghujung Bekasi dan Cikarang kini. Merahnya semakin pekat, sirna, sunyi. Area seluas 20 hektar itu kian lengang dengan karung-karung bertumpuk bekas latihan perang, di kelilingi hutan yang masih lebat dengan pepohonan yang kian melegam. Kini, para santri itu memasuki Masjid Mujahidin untuk melaksanakan shalat maghrib. Entah mengapa...
Memaknai Hari Santri

Memaknai Hari Santri

Pemerintah telah menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri. Penetapan Hari Santri berdasarkan peran santri dalam penegakan kemerdekaan Republik Indonesia, khususnya setelah munculnya Fatwa (Resolusi) Jihad dari KH Hasyim Asy’ari. Namun penetapan Hari Santri mendapatkan keberatan dari sebagian kalangan terutama ormas Islam Muhammadiyah. Kontroversi ini dapat kita lihat dari pendapat ketua umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir....
Elegi 10 November dan Resolusi Jihad yang Ter(di)lupakan

Elegi 10 November dan Resolusi Jihad yang Ter(di)lupakan

Panas terik menggantung, diselingi desing pesawat yang terus berputar-putar di langit Surabaya. Lepas kumandang adzan bersahutan, ketika bulatnya mentari tepat di atas kepala, pesawat yang berbunyi bagai kepakan sayap jangkrik super cepat, berbising, memuntahkan puluhan ribu selebaran, puluhan ribu kertas bergoyang-goyang, terhempas angin, memenuhi atap, mobil, sepeda, jalan, hingga lorong-lorong Kota tua ini. Di tepi...
Debat Nadhlatoel Oelama (NO) dan Persatoean Islam (Persis) : Pendapat yang Bersilang, Hati yang Bertaut

Debat Nadhlatoel Oelama (NO) dan Persatoean Islam (Persis) : Pendapat yang Bersilang, Hati yang Bertaut

Ada kisah menarik yang terjadi pada tahun 1935 di Bandung, Jawa Barat. Waktu itu sedang ramai dibincangkan masalah tentang hukum taqlid dalam Islam. Nahdlatoel Oelama (NO) pada masa itu “mewajibkan taklid”, sedangkan Persatoean Islam (Persis) “mengharamkan taqlid”. Dua pendapat ini saling bertentangan. Pada 15 November 1935, tersiar kabar bahwa NO cabang Bandung pada 17-18 November...
Menelisik 'Islam Nusantara'

Menelisik ‘Islam Nusantara’

Setelah kasus pembacaan Al-Quran dengan langgam Jawa pada acara Isra’ Mi’raj. di Istana Negara tahun 1436 H (2015) publik Indonesia disibukkan dengan istilah baru, yaitu ‘Islam Nusantara.’ Tidak jelas benar siapa yang memulai menggunakan istilah ini. Akan tetapi istilah ini menjadi semakin populer ketika NU mengusung istilah ini untuk tema Muktamarnya yang ke-33 bulan Agustus...