Solidaritas Indonesia-Palestina: Dari Ormas ke Negara (3)

Ahmad Subardjo dan para peserta kongres di Bethlehem, Selatan Yerusalem. Sumber foto: Ahmad Subardjo. 1978. Kesadaran Nasional: Sebuah Otobiografi

Eratnya hubungan Indonesia dan Palestina tercermin dari dukungan Mufti Palestina yang menyiarkan keberpihakannya pada kemerdekaan Indonesia pada 6 September 1944 lewat siaran radio di Berlin. Amin al-Husayni menyatakan bahwa kaum Muslimin seluruh dunia sungguh memperhatikan nasib Indonesia karena 60 juta penduduknya terdiri dari kaum Muslimin.[1] Kabar ini segera disebarkan oleh para pemuda pelajar Indonesia di… Continue reading Solidaritas Indonesia-Palestina: Dari Ormas ke Negara (3)

๐—œ๐—ป๐—ฑ๐—ฒ๐—ฝ๐—ฒ๐—ป๐—ฑ๐—ฒ๐—ป๐˜€๐—ถ ๐—ฃ๐—ผ๐—น๐—ถ๐˜๐—ถ๐—ธ ๐—Ÿ๐˜‚๐—ฎ๐—ฟ ๐—ก๐—ฒ๐—ด๐—ฒ๐—ฟ๐—ถ ๐— ๐—ผ๐—ต๐—ฎ๐—บ๐—บ๐—ฎ๐—ฑ ๐—ก๐—ฎ๐˜๐˜€๐—ถ๐—ฟ: ๐— ๐—ฒ๐—ป๐—ผ๐—น๐—ฎ๐—ธ ๐—•๐—ฎ๐—ป๐˜๐˜‚๐—ฎ๐—ป ๐—ฆ๐—ฒ๐—ป๐—ท๐—ฎ๐˜๐—ฎ ๐—”๐—ฆ, ๐— ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ธ๐—ฟ๐—ถ๐˜๐—ถ๐—ธ ๐—จ๐˜๐—ผ๐—ฝ๐—ถ๐—ฎ ๐—ฅ๐˜‚๐˜€๐—ถ๐—ฎ

Natsir dalam kampanye Pemilu 1955. Sumber foto: Howard Sochurek, Time Life Indonesia Elections, https://artsandculture.google.com/

Sosok Mohammad Natsir selama ini masih jarang diungkap dalam buku-buku teks mengenai sejarah diplomasi Republik Indonesia. Meski pernah menjabat sebagai Menteri Penerangan, Perdana Menteri maupun Ketua Umum Partai Masyumi, nama Natsir seolah-seolah tenggelam di antara kebesaran para pendiri bangsa lainnya, khususnya dalam upaya melawan kolonialisme dan imperialisme serta mewujudkan perdamaian dunia. Padahal peran Natsir dalam… Continue reading ๐—œ๐—ป๐—ฑ๐—ฒ๐—ฝ๐—ฒ๐—ป๐—ฑ๐—ฒ๐—ป๐˜€๐—ถ ๐—ฃ๐—ผ๐—น๐—ถ๐˜๐—ถ๐—ธ ๐—Ÿ๐˜‚๐—ฎ๐—ฟ ๐—ก๐—ฒ๐—ด๐—ฒ๐—ฟ๐—ถ ๐— ๐—ผ๐—ต๐—ฎ๐—บ๐—บ๐—ฎ๐—ฑ ๐—ก๐—ฎ๐˜๐˜€๐—ถ๐—ฟ: ๐— ๐—ฒ๐—ป๐—ผ๐—น๐—ฎ๐—ธ ๐—•๐—ฎ๐—ป๐˜๐˜‚๐—ฎ๐—ป ๐—ฆ๐—ฒ๐—ป๐—ท๐—ฎ๐˜๐—ฎ ๐—”๐—ฆ, ๐— ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ธ๐—ฟ๐—ถ๐˜๐—ถ๐—ธ ๐—จ๐˜๐—ผ๐—ฝ๐—ถ๐—ฎ ๐—ฅ๐˜‚๐˜€๐—ถ๐—ฎ

Jalan Panjang Dasar Negara: Dari Piagam Jakarta ke Pancasila

Suasana sidang BPUPKI. Sumber foto: wartakota.tirbunnews.com

Bulan Juni menjadi bulan spesial bagi Indonesia. Pertama, pemerintah secara resmi menetapkan tanggal 1 Juni sebagai Hari Pancasila. Kedua pada tanggal 22 Juni sebagian masih mengingatnya sebagai hari Piagam Jakarta. Keduanya bertalian sangat erat. Meski di benak masyarakat keduanya seakan-akan hadir bertentangan, padahal jika dicermati keduanya adalah kelanjutan dan perkembangan ketimbang pertentangan. Pertentangan ini bisa… Continue reading Jalan Panjang Dasar Negara: Dari Piagam Jakarta ke Pancasila

Keturunan Tionghoa di Mata Bung Hatta

Pemerintah Jogja diprotes. Karena melarang Warga Negara Indonesia (WNI) keturunan Tionghoa punya tanah di sana. โ€œKami mempertanyakan kenapa kebijakan diskriminatif itu masih dipertahankan sampai sekarang,โ€ demo Willie, seorang pria keturunan Tionghoa di depan gedung DPRD Jogja dua tahun lalu (Kompas, 29/9/2015). Tahun 2016, keturunan Tionghoa lainnya, Siput, juga tidak terima. Ia melayangkan somasi kepada Gubernur… Continue reading Keturunan Tionghoa di Mata Bung Hatta

Bung Hatta dan ‘Opsir Jepang’: Sebuah Pertanyaan Sejarah

Pada 18 Agustus 1945, atas inisiatif Mohammad Hatta, menjelang pembukaan rapat Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) diadakan lobby untuk mengubah keputusan Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK) mengenai rancangan Undang-Undang Dasar, utamanya kalimat dalam Preambule: “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.” Mengapa Hatta berinisiatif mengubah keputusan BPUPK yang menurut Bung Karno merupakan kompromi… Continue reading Bung Hatta dan ‘Opsir Jepang’: Sebuah Pertanyaan Sejarah

Piagam Jakarta dan Makna Sila Pertama

Prof. Mr. Kasman Singodimedjo, tokoh Islam dan anggota Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) dalam ceramah Ramadhan tanggal 17 Agustus 1979 di Masjid Arief Rahman Hakim Universitas Indonesia – Salemba, Jakarta, menyatakan, โ€œKemerdekaan RI dicetuskan tanggal 17 Agustus 1945 jam 10.00 pagi oleh Bung Karno dan Bung Hatta atas nama bangsa Indonesia. Apa yang tersedia pada… Continue reading Piagam Jakarta dan Makna Sila Pertama

Dwi Tunggal dalam Kenangan

Saat memasuki bandara, terlihatlah 2 patung sosok proklmator Republik Indonesia, Soekarno & Hatta. Begitu lekat kedua nama tersebut, seakan-akan seperti tak bisa dipisahkan ketika menyebut salah satunya. Begitu lekatnya dalam benak pemuda seperti saya,yang tidak pernah hidup sezaman dengan mereka, hingga dalam benak banyak pemuda saat ini mereka seperti dua jiwa yang menyatu, yang selalu… Continue reading Dwi Tunggal dalam Kenangan

Pustaka dan Bung Hatta

Bung Hatta adalah sosok yang sangat menyayangi buku. Banyak kisah-kisah menarik seputar kehidupan beliau dengan pustakanya. Seperti misalnya, suatu hari ada orang yang membaca buku sambil melipatnya sehingga bagian sampul depan dan belakang buku bertemu satu sama lain. Beliau marah melihatnya. โ€œTak boleh buku dilipat macam itu,โ€ katanya dengan nada keras. Dalam kesempatan lain, beliau… Continue reading Pustaka dan Bung Hatta