Pesantren Bergerak!: Tiga Ibroh Kaum Santri pada Tiga Zaman

Santri Pesantren Denayar tahun 1970. Sumber foto: Karel Steenbrink, KITLV Digital Media Library (http://media-kitlv.nl/all-media/indeling/detail/form/advanced/start/13?q_searchfield=pesantren)

Pesantren menyiapkan jalan kehidupan spiritual bagi para santri muda. Dalam menjalani proses ini, seorang santri tidak dipaksa mendekam dalam penjara imajinasi; tapi sebaliknya kepekaan sosialnya dipupuk dan intelektualitasnya terbentuk. Dari bilik-bilik pesantren, seorang santri menata pandangan terhadap dunia yang terdapat di luar tembok pesantren. Ia bukan berjarak dalam bayangan dunia itu, tapi melalui latihan untuk… Continue reading Pesantren Bergerak!: Tiga Ibroh Kaum Santri pada Tiga Zaman

Membedah Sejarah Syi’ah di Nusantara (Bagian 3)

Jejak Syi’ah di Nusantara? Sebuah contoh yang dapat kita telaah adalah kecerobohan dalam menyebut pengaruh Syi’ah pada tradisi yang dilakukan oleh muslim nusantara. Padahal tradisi muslim nusantara, seperti maulid, pembacaan barzanji, diba’an, justru banyak memberikan puji-pujian kepada sahabat Rasulullah. Dalam tradisi-tradisi tersebut tidak ditemukan ajaran-ajaran Syi’ah. Justru sebaliknya, tradisi tersebut justru membentengi Ahlusunnah dari ajaran… Continue reading Membedah Sejarah Syi’ah di Nusantara (Bagian 3)