Komunitas Pencinta Sejarah Islam, Jejak Islam untuk Bangsa (JIB) mengadakan pertemuan perdana Kajian rutin dwipekanan dengan tajuk ‘Menguak Sejarah Islam di Indonesia’ pada hari Sabtu (28/9/2013). Bertempat di Ruang Utsman Mesjid Salman ITB, Bandung, acara ini diikuti oleh 30-an peserta dari pelbagai Universitas di Bandung, dan juga masyarakat setempat.

Tiar Anwar Bachtiar, M. Hum, pemateri kajian rutin mengatakan bahwa materi sejarah sangat penting. “Dalam paradigma Islam, sejarah kita (Islam) harus bersumber pada kebenaran. Ada yang disebut khabar shadiq (kabar yang benar). Jadi, sejarah harus bersumber pada riwayat atau informasi yang benar,” kata mahasiswa program Doktor Sejarah Universitas Indonesia (UI) ini. Pertemuan perdana ini membahas tentang pentingnya Sejarah dan Masuknya Islam ke Indonesia.

Lebih lanjut, Alumni Pascasarjana Sejarah UI ini mengatakan bahwa secara ilmiah, sejarah yang dibahas dalam kurikulum pendidikan dewasa ini berawal dari pertanyaan. ‘Jika manusia makhluk sejarah, bagaimana manusia bermula? “Asal mula manusia dipastikan menurut ilmu sekuler Barat berasal dari materi. Ia berawal dari manusia purba yang dinamakan manusia prasejarah,” ungkap Tiar.

Namun, menurut Tiar, bahwa manusia sekarang (modern) berasal dari manusia purba, harus dibuktikan secara ilmiah, bahwa manusia purba melahirkan manusia seperti kita sekarang. “Dari data hanya ditemukan tulang belulang, tapi tidak membuktikan bahwa itu merupakan awal kita sekarang,” katanya.

“Jadi, tentang penelitian tentang manusia purba, awal sejarah, harus bisa dibuktikan secara ilmiah bahwa memang benar, manusia purba itu melahirkan manusia seperti kita sekarang. Dan sampai sekarang, klaim itu belum bisa dibuktikan secara ilmiah!” tegas Tiar.

Dengan data-data yang diakui kebenarannya, barulah menurut Tiar itulah yang menjadi landasan dalam menuliskan Sejarah.”Sejarah dalam paradigma Islam bersumber pada informasi yang benar (khabar shadiq). Secara logis, kita dapat menjawab pertanyaan darimana manusia berasal, kita diberi pengetahuan oleh Allah melalui nabinya” kata Tiar.

Menurutnya, riwayat yang Shahih secara logis dapat dipastikan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Dari sana, Tiar mula membahas pentingnya sejarah, sejarah manusia, hingga Islam tiba di Indonesia, mulai abad7 hingga melakukan dakwah dan ada kerajaan-kerajaan islam mulai abad 9-15. Acara diakhiri sesi diskusi dengan pertanyaan antusias dari peserta kajian sejarah JIB. *

Oleh : Rizki Lesus