Seiring berjalannya waktu, beberapa pembaca laki-laki yang mendukung SM pun turut menyumbangkan buah pikirnya.[1] Salah satu yang menarik adalah tulisan Djagal Abilowo berjudul “Perempoean” pada Soenting Melajoe No. 35 tanggal 13 September 1918. “Dalam zaman kemadjoean, abad nan kedoea poeloeh ini, boekan sadja bangsa kita laki2 jang soedah bergerak menoedjoe padang kemadjoean, mengadakan peroebahan ini-… Continue reading Jejak Tinta Pemikiran: Roehana Koedoes dan Soenting Melajoe (3)
Tag: Jurnalisme
Natsir dan Perjuangan Media Islam (bagian 2)
Ia dikenal lama sebagai Menteri Penerangan sejak Kabinet Sjahrir. Di sana ia meletakkan dasar-dasar Kementerian Penerangan. Tetapi perannya dalam dunia komunikasi dimulai sejak belia ketika ia menjadi penulis yang perfeksionis. Penulis yang Perfeksionis Taufiq Ismail, seorang budayawan dan sastrawan Indonesia yang ayahnya (Ghoffar Ismail) merupakan sahabat Natsir, memberikan kesaksiannya mengenai Natsir yang menurutnya adalah… Continue reading Natsir dan Perjuangan Media Islam (bagian 2)
Natsir dan Perjuangan Media Islam (Bagian 1)
“Beliau itu adalah seorang guru bangsa, pendidik umat, mujahid dakwah, pejuang, politikus, negarawan.” – Taufik Ismail, Budayawan Mohammad Natsir adalah seorang negarawan multitalenta yang semasa hidupnya memberikan keteladanan dan sepeninggalnya mewariskan kebermanfaatan dalam beberapa bidang kehidupan. Ketokohan Natsir diakui oleh seorang sejarawan yang mengajar di Universiteit van Amsterdam, Geert H. Janssen. Dalam bukunya yang berjudul… Continue reading Natsir dan Perjuangan Media Islam (Bagian 1)