Tulisan yang Mempertemukan Hamka

“Boleh dikatakan bahwa Pedoman Masyarakat lah yang telah banyak menghubungkan kami.” – Hamka Saat Buya Hamka mendapatkan kesempatan memimpin Majalah “Pedoman Masyarakat” di Medan, maka ketika itu pula nama Hamka mulai dikenal dan bertemu pemikiran dengan kalangan luas. Jika sebelumnya Hamka pernah memimpin beberapa majalah sendiri yang tidak berjalan lama, “Khatibuh Ummah” (1925) hanya tiga… Continue reading Tulisan yang Mempertemukan Hamka

Hamka: Islam dalam Bahasa dan Kebudayaan Melayu

“Melayu tanpa Islam hilang ,,me”nya, dan layulah dia. Minangkabau tanpa Islam hilang ,,minang”nya, jadi kerbaulah dia.” Para orientalis Barat melalui sistem pendidikan dan keilmuannya, telah lama mencoba untuk mengasingkan dan memberi stigma negatif terhadap Islam pada masa kolonial Belanda. Belanda diantaranya telah berupaya untuk menghilangkan istilah dan simbol-simbol yang berbau Islam, serta menyatakan bahwa Islam… Continue reading Hamka: Islam dalam Bahasa dan Kebudayaan Melayu