Mengenang Ibu Rahmah El-Yunusiyah: Patah Tumbuh Hilang Berganti

M. Natsir dihadapan peserta peringatan 55 tahun Diniyah Putri Padang Panjang. Sumber: Buku Peringatan 55 tahun Diniyah Putri Padang Panjang. Koleksi Pusat Dokumentasi Islam Indonesia Tamadun.

Tulisan ini adalah kesan Moh. Natsir pada Rahmah El Yunusiyah di hadapan Keluarga Besar Pesantren Diniyah Putri Padang Panjang, tanggal 8 Maret 1969. Amanah ini dimuat dalam buku Peringatan 55 tahun Diniyah Putri Padang Panjang.  Selamat membaca! Pendahuluan Dalam mengenang Almarhumah ibu Rahmah El Yunusiyah dan perjuangan beliau, teringat saya kepada waktu saya datang ke Padang… Continue reading Mengenang Ibu Rahmah El-Yunusiyah: Patah Tumbuh Hilang Berganti

Membela Negeri, Menjaga Kehormatan: Perempuan dan Jilbab dalam sejarah TNI

Bak mendapat angin segar, Wanita TNI (Wan-TNI) diperbolehkan mengenakan jilbab pada saat bertugas oleh mantan Panglima TNI Jenderal Moeldoko. Hal ini ia sampaikan langsung saat memberikan pengarahan untuk seluruh prajurit TNI bersama istri se-Sumatera Utara di hangar Lapangan Udara Soewondo, Medan, setelah menjawab pertanyaan seorang Wan TNI berpangkat Kapten, Kes Dastria soal penggunaan jilbab, pada… Continue reading Membela Negeri, Menjaga Kehormatan: Perempuan dan Jilbab dalam sejarah TNI

Syaikhah Rahmah El-Yunusiah: Pendidik dan “Ibu Kandung Perjuangan”

Situasi sosial Sumatra Barat sedang berubah di awal abad XX. Penduduk Minangkabau berkembang menjadi masyarakat yang secara intensif mengalami proses modernisasi. Dalam kerangka pembaharuan Islam masyarakat Minang tidak saja menyaksikan berdirinya lembaga-lembaga pendidikan modern menggantikan lembaga pendidikan tradisional sistem surau, namun juga tampilnya sejumlah ulama yang mengetengahkan pemikiran baru yang disemangati oleh perubahan dan modernisasi.[1] Arus pembaharuan… Continue reading Syaikhah Rahmah El-Yunusiah: Pendidik dan “Ibu Kandung Perjuangan”