Pembina Jejak Islam Bangsa (JIB), Tiar Anwar Bachtiar, pada Selasa siang (30/06/2015) berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Pengetahuan Budaya bidang Sejarah dari Universitas Indonesia. Gelar ini berhasil diraihnya setelah mempertahankan disertasi berjudul Respon Pemikiran INSISTS (Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations) Terhadap Pemikiran Islam Liberal di Indonesia Tahun 2003-2012 selama kurang lebih satu jam.

Dr. Tiar Anwar Bachtiar (tengah)

Dr. Tiar Anwar Bachtiar (tengah)

Walaupun disertasinya mengenai respon pemikiran INSISTS namun isinya mengenai kritik-kritik terhadap pemikiran Islam Liberal secara umum. Ketua PP Pemuda Persatuan Islam (Persis) ini juga mengungkapkan ketika sekulerisme dijadikan ideologi, maka akan merusak pemikiran Islam.

Salah satu isi dari disertasi Dr. Tiar

Salah satu isi dari disertasi Dr. Tiar

Oleh karenanya, menurutnya INSISTS hadir untuk merespon pemikiran Islam Liberal yang tumbuh berkembang di Indonesia dengan cara mengadakan seminar-seminar, bekerjasama dengan universitas-universitas, menerbitkan buku-buku, majalah dan buletin serta publikasi melalui media online.

Dalam sidang promosi doktoral tersebut, hadir Prof. Dr. Didin Hafidhuddin, Prof. Dr. Susanto Zuhdi, Prof. Dr. Maswadi Rauf sebagai ko-promotor, Dr. Iskandar sebagai promoter, Dr. Jeffry Alkatiri, Bondan Kanumoyoso, Ph.D., dan Yon Machmudi Ph.D.

Reportase oleh : Sarah Mantovani