“Saya sampai satu titik, sekarang ini, saya ‘haramkan’ jurnal untuk diri saya” Ucapan tersebut keluar dari ucapan Mas Andika Saputra, seorang intelektual muslim muda dengan berapi-api. “Maskudnya bagaimana mas? Apa nggak menulis jurnal lagi?” saya tanya. “Pada satu titik, kalau jurnal itu ditujukan sebagai pendukung sistem kapitalisasi pendidikan. Saya tidak akan terlibat dalam proses tersebut.… Continue reading Islam dan Arsitektur: Catatan dan Kenangan Mas Andika Saputra