Islam dan Pudarnya Pengaruh Peradaban Hindu-Budha (Selintas Gagasan K.H. Saifuddin Zuhri)

Candi Borobudur. Sumber foto: KITLV Digital Media Library (http://media-kitlv.nl/all-media/indeling/detail/form/advanced/start/6?q_searchfield=borobudur)

Golongan besar Islam berpandangan bahwa perkembangan Islam terjadi di masa-masa transisi kemerosotan pengaruh peradaban India di Kepulauan Melayu-Indonesia. Pandangan ini sekaligus menggarisbawahi bahwa Islam berkembang dalam keadaan yang relatif damai. Para pembawa Islam pada periode transisi ini tidak serta merta melakukan kudeta kebudaayan atau politik, sehingga mengakibatkan kehancuran peradaban Hindu-Budha yang “telah bertahan” selama kurang… Continue reading Islam dan Pudarnya Pengaruh Peradaban Hindu-Budha (Selintas Gagasan K.H. Saifuddin Zuhri)

Pakar Kebudayaan Jawa Ungkap Sejarah Penginjilan dan Deislamisasi Kebudayaan Jawa

Arif Wibowo. Foto oleh: Sarah Mantovani

Yayasan Bentala Tamaddun pada Sabtu malam, 18 Januari 2020, melanjutkan diskusi keilmuannya melalui Majelis Bentala Syuhada (MBS) yang dilaksanakan di aula Masjid Syuhada, Kotabaru, Yogyakarta. Diskusi kali ini menghadirkan Pakar Kebudayaan Jawa Arif Wibowo, S.P., M.P.I. yang juga Pendiri Laboratorium Dakwah (Labda) Ki Ageng Selo dan mengangkat tema “Penginjilan Budaya: Kristenisasi dan Deislamisasi Kebudayaan Jawa”.… Continue reading Pakar Kebudayaan Jawa Ungkap Sejarah Penginjilan dan Deislamisasi Kebudayaan Jawa

Kecenderungan Santri dalam Kelompok Sosio-Kultural di Jawa

Santri Pesantren Denayar tahun 1970. Sumber foto: Karel Steenbrink, KITLV Digital Media Library (http://media-kitlv.nl/all-media/indeling/detail/form/advanced/start/13?q_searchfield=pesantren)

Pada 31 November 2000, sejarawan Universitas Gadjah Mada, Prof. Djoko Suryo mempresentasikan makalahnya yang berjudul “Tradisi Santri dalam Historiografi Jawa: Pengaruh Islam di Jawa”, dalam sebuah seminar bertajuk Seminar Pengaruh Islam dalam Budaya Jawa. Dalam makalah tersebut, Prof. Djoko Suryo memaparkan bahwa tradisi santri telah menjadi inti dari apa yang disebut sebagai Tradisi Besar (Great… Continue reading Kecenderungan Santri dalam Kelompok Sosio-Kultural di Jawa

Lika-Liku Politik NU

“Pak Mahfud orang yang belum pernah menjadi kader NU,” ujar Said Agil Siradj, Ketua PBNU. Pernyataan tadi menjadi lonceng pupusnya peluang Mahfud M.D. menjadi Calon Wakil Presiden Joko Widodo pada Pemilu 2019. Jokowi akhirnya lebih memilih K.H. Ma’ruf Amin sebagai calon wakilnya. Apa daya, kemeja putih yang sudah disiapkan Mahfud untuk deklarasi tak jadi dipakai… Continue reading Lika-Liku Politik NU

Homoseksualitas dalam Budaya Indonesia

Perilaku penyuka sesama jenis dan tindakan berhubungan badan dengan sesama jenis adalah suatu tindakan yang tidak dipungkiri keberadaannya oleh hampir semua agama dan budaya di dunia, termasuk dalam budaya masyarakat Indonesia. Walaupun tidak ditemukan fakta-fakta sosial yang benar-benar massif terjadi tentang perilaku seks menyimpang ini, namun kebudayaan mayoritas bangsa di Indonesia yang dipengaruhi Islam, pasti… Continue reading Homoseksualitas dalam Budaya Indonesia

STEI HAMFARA “NGOBRAS” Bersama Komunitas JIB

foto: Rizka R.

YOGYAKARTA- “NGOBRAS” JIB di bulan Ramadhan Mubarak 1438 H kali ini istimewa. Bersama STEI HAMFARA dalam serangkaian acara “Ramadhan di Hamfara” mengangkat sebuah tema penting sejarah  Kristenisasi Tanah Jawa. Mendatangkan Ustadz Arif Wibowo dari Pusat Studi Peradaban Islam (PSPI) sebagai pembicara kajian sejarah di Masjid Kampus STEI HAMFARA, (09/06/17) “Mengapa Jawa ini kita ambil sebagai… Continue reading STEI HAMFARA “NGOBRAS” Bersama Komunitas JIB

Published
Categorized as Kajian Tagged

Pengadilan Surambi: Hukum Islam di Tanah Jawa

Kedudukan Pengadilan Surambi tidak secara langsung berada di bawah raja, namun dipimpin oleh Ulama’. Keputusan persidangan yang dilakukan di serambi masjid ini berfungsi sebagai nasihat bagi raja (Sultan atau Sunan) dalam mengambil keputusan Pelaksanaan syari’at Islam di Nusantara pada masa lalu adalah sebuah fakta sejarah. Sejumlah lontaran opini yang menyebutkan bahwa hukum Islam tidak sesuai… Continue reading Pengadilan Surambi: Hukum Islam di Tanah Jawa

Turki Usmani di Mata Jawa

HUBUNGAN ACEH DAN TURKI UTMANI Setelah Malaka berhasil direbut oleh Portugis pada 1511, Samudra Pasai tumbuh menjadi pelabuhan utama yang dikunjungi oleh para saudagar dari berbagai negara. Orang-orang Keling (orang India dari Kalingga), orang Rum (orang dari Roma, maksudnya Istambul, Turki), Arab, Persia, Gujarat, Melayu, Jawa, Siam, dan lain sebagainya.[1] Disinilah, interaksi antara bangsa Melayu… Continue reading Turki Usmani di Mata Jawa

Kolonialisme dan Kristenisasi di Jawa

  Masa puncak imperialisme di Indonesia terjadi dalam kurun waktu dua dekade terakhir abad XIX dan dua dekade awal abad XX. Pada masa itu perubahan dalam kontestasi politik begitu cepat terjadi. Kondisi internal Hindia Belanda yang makin banyak diduduki dan kondisi eksternal seperti persaingan dengan pemerintah kolonial lain di Asia Tenggara –contohnya Jepang yang mulai… Continue reading Kolonialisme dan Kristenisasi di Jawa

Islam dalam Sastra Anonim Kejawen

Dallikal, yen turu nyengkal wadine nyengkal, tegesipun kitabulla, natap mlebu ala wadi, tegese rahabapi, rahaba kang gawe sampur, hudan lil muttakina, yen wis wuda jalu estri, den mutena jroning ala-jroning ala (Darmagandhul). (Dzalikal : jika tidur kemaluannya nyengkal (bangkit), kitabu la, kemaluan lelaki masuk di kemaluan perempuan dengan tergesa-gesa, raiba fihi : perempuan yang pakai… Continue reading Islam dalam Sastra Anonim Kejawen

Antara Islam dan Kebudayaan Candi

Salah satu upaya yang dilakukan oleh orientalis dalam menyingkirkan pengaruh dan peranan Islam dalam suatu masyarakat adalah melalui nativisasi. Nativisasi ini secara sederhana dapat didefinisikan sebagai usaha yang sistematis maupun tidak yang dijalankan untuk menghilangkan peran kesejarahan Islam dan umatnya dari suatu negeri dengan cara mengangkat budaya lokal setempat. Keberadaan “budaya lokal” setempat yang diangkat itu… Continue reading Antara Islam dan Kebudayaan Candi

Nama, ‘Islamisasi’ dan ‘Arabisasi’ di Jawa

Pada hari Jum’at 29 Mei 2015 lalu, bertempat di Gedung Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, berlangsung sebuah diskusi yang mengambil tema “Islamization in Java. Contemporary Etnographic and Quantitative Data on Arabic Names”. Diskusi ini diawali dengan presentasi hasil penelitian kuantitatif oleh Joel C. Kuipers antropolog asal Universitas George Washington Amerika Serikat. Dalam presentasi ini Kuipers… Continue reading Nama, ‘Islamisasi’ dan ‘Arabisasi’ di Jawa